Home News Kepatuhan Pajak UMKM Tingkatkan Peluang dan Reputasi Usaha

Kepatuhan Pajak UMKM Tingkatkan Peluang dan Reputasi Usaha

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen, bagi kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu menambah peluang usaha, memberikan kemudahan kepada perbankan dan reputasi usaha.

Perubahan tarif PPh Final UMKM tersebut tercantum dalam PP No. 23 Tahun 2018. Penerapan aturan ini memberikan kemudahan untuk melaksanakan kewajiban perpajakan. Serta masyarakat akan diajak ke sektor formal.

“Jika masyarakat membayar pajak, maka akan terbuka lapangan usaha yang luas. Maka, UMKM harus punya NPWP, maka sektor bank akan terbuka luas, meningkatkan reputasi UMKM ini sendiri,” ujar Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Direktorat Jenderal Pajak, Yon Arsal dalam diskusi media FMB 9 dengan tema “Tarif Khusus PPH UMKM” di Ruang Serba Guna Kemkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

Yon menjelaskan, dalam rangka untuk keadilan dan membela UMKM, maka pemerintah menurunkan tarif pajak UMKM dikurangi menjadi 0,5 persen.

“Adapun dari PPh Final sesuai PP 46 Tahun 2013 sebesar 1 persen yang dibayarkan sampai tahun 2017 mencapai 5,7 triliun. Jika dibagi 250 juta orang penduduk Indonesia persentasenya per orang berkontribusi 2,2 persen kepada total penerimaan pajak nasional.” jelasnya.

Sebelumnya PPh final 1 persen sudah diperkenalkan melalui PP Nomor 46 Tahun 2013. Kebijakan ternyata menuai protes dari pengusaha UMKM. Karena pajak finalnya dihitung dari omzet maka akan merugikan bagi pengusaha yang mengalami kerugian. (Ind).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here