Home News Kejar Target, Sri Mulyani Gelar Rapat Akhir Tahun di Hari Sabtu

Kejar Target, Sri Mulyani Gelar Rapat Akhir Tahun di Hari Sabtu

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani tidak libur layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya di hari Sabtu  ini. Jelang tutup tahun, Sri Mulyani justru mengumpulkan seluruh pejabat jajaran di Gedung Kementerian Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta.

Pada Sabtu (30/12), semua pejabat mulai dari Eselon 1, 2 dan 3 senada menggunakam dress codewarna putih menggelar rapat akhir tahun. Agenda rapat ini diantaranya laporan apa saja yang telah mencapai target dan yang belum tercapai.

Padahal siang, Sri Mulyani baru saja kembali dari kunjungan kerjanya dari Yogyakarta. Rapat sendiri dimulai tepat pukul 16.00 WIB.

Seperti diketahui, penerimaan pajak mencapai Rp 983,54 triliun hingga November 2017. Angka tersebut sekitar 76,6 persen dari target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 yang sebesar Rp 1.283,6 triliun.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan merinci, untuk pajak penghasilan (PPh) hingga bulan ke-11 baru mencapai Rp 561,58 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian tahun lalu pada periode yang sama‎.

“PPh Rp 561,58 triliun, dibanding 2016‎ -4,54 persen. Tapi realisasi di 2016 ada dari tax amnesrty sekitar Rp 100 triliun,” ujar dia di Kantor Direktorat Jendera Pajak (DJP).

Sementara untuk pajak pertambahan nilai (PPN), kata Robert, mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Hingga November 2017, realissi PPN dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mencapai Rp 401,53 triliun, atau 84,45 persen dari target di APBNP 2017 yang sebesar Rp 475,48 triliun.

“PPN menunjukkan denyut ekonomi yang membaik. Sebagian juga menggambarkan tambahan basis PPN akibat tax amnesty,” kata dia.

Sementara itu, untuk pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga November 2017 realisasinya telah mencapai Rp 14,63 triliun dari target 15,41 triliun. Dan untuk penerimaan pajak lain telah mencapai Rp 6,09 triliun dari target Rp 8,7 triliun.

“Jadi kinerja penerimaan cukup menggembirakan di akhir November 2017,” ujar dia.(Lip).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here