Home News DPR minta Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria pasang target

DPR minta Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria pasang target

0
SHARE

Matanurani Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria memasang target penyelesaian konflik.

Tim yang dibuat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Presiden itu dinilai menjadi terobosan dalam penanganan konflik agraria. Harapannya, 137 kasus konflik agraria yang menjadi prioritas dapat diselesaikan pada tahun 2021 ini.

“Dari 1.041 laporan kasus konflik agraria. DPR berharap tim mampu memetakan persoalan agraria dan menentukan persoalan-persoalan yang menjadi prioritas serta menetapkan target-target penyelesaiannya,” ujar Azis dalam keterangan pers, Senin (12/7).

Tim tersebut juga didorong untuk mengatasi masalah konflik agraria dengan mengedepankan berbagai aspek. Antara lain aspek sosio-budaya, sosio-historis, dan sosio-legal secara komperhensif.

Penyelesaian konflik diharapkan tak meninggalkan luka di masyarakat. Keadilan dalam penyelesaian konflik agraria diharapkan dapat mencegah adanya perampasan lahan.

“Jangan sampai kebijakan-kebijakan yang dibuat justru dalam implementasinya melegalkan perampasan hak tanah rakyat dan mengesampingkan asas keadilan,” terang politisi Partai Golkar tersebut.

Kerja Tim yang berisikan sejumlah menteri dan diketuai oleh Kepala Staf Presiden tersebut dinilai perlu menyertakan peran masyarakat. Terutama pada masyarakat setempat yang memiliki perhatian besar terhadap masalah agraria.

“Semua kasus agraria di daerah diharapkan melibatkan penggiat, organisasi masyarakat setempat yang konsen pada bidang agraria,” jelasnya.

Penanganan konflik agraria dipandang perlu menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya berdasarkan data yang ada, konflik agraria yang terjadi terus bertambah setiap tahunnya.(Ktn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here