Matanurani, Jakarta – Sekertaris Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Benny Pasaribu mengatakan industrialisasi menjadi kunci dalam menghadapi Industri 4.0 di sektor agro industri.


“Karena industrialisasi itu mampu mendorong transformasi keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif (daya saing global), pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkualitas dan berkelanjutan, peningkatan produktivitas, efisiensi dan daya saing, serta banyak penyerapan tenaga kerjanya,” kata Benny saat CEO Forum & Seminar Outlook 2019 Agroindustry 4.0 di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (13/12).


Disamping itu menurut Ketua Kelompok Kerja Pangan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) itu perlu juga fokus mendongkrak produk-produk unggulan di setiap daerah di Indonesia.

“Itu merupakan potensi besar bagi Indonesia. dan keunggulan-keunggulan tersebut perlu diprioritaskan, seperti lada dari Babel, kelapa dari Sulawesi Utara dan seterusnya,” kata Benny.
Dengan demikian, lanjut Benny tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara industri maju terbesar keempat dunia dengan struktur industri yang kokoh dan kuat.(Smn).




































