Home News Proses Birokrasi RI Tak Efisien, Kepala BKPM Sebut Jadi Hambatan Investasi

Proses Birokrasi RI Tak Efisien, Kepala BKPM Sebut Jadi Hambatan Investasi

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – The US. Chamber of Commerce dan The American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham) mengklaim Indonesia memiliki potensi perekonomian yang sangat besar. Namun sayangnya ada beberapa kendala terkait kebijakan yang seringkali menghambat investor asing masuk ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengatakan banyaknya birokrasi yang menghambat selama ini karena proses birokrasi di Indonesia yang masih tidak efisien. Pasalnya Indonesia masih menganut budaya rapat dalam membuat satu aturan.

“Tidak ada proses transisi. Menganggarkan bagaimana tidak efisien cara kita di birokrasi. Karena kita punya budaya meeting dan rapat-rapat,” ujarnya dalam acara US-Indonesia Investment Initiative 2017 di Hotel Oriental Mandarin, Jakarta, Kamis (2/11).

Padahal lanjut Lembong, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat budaya tersebut sudah tidak terpakai lagi. Karena di negara-negara maju, untuk membuat suatu kebijakan hanya cukup berdiskusi melalui email ataupun melalui video Confrence.

“Di negara maju, dengar kata meeting kita melakukan lewat email. Kalau ada hal yang mau disampaikan lewat diskusi melakui email dengan menyentuh reply to all Ini berlangsung lewat email,” jelasnya.

“Hal kedua yang perlu saya sosialisasikan, kalau kita mau lakukan pertemuan, lewat video conference,”

Akan tetapi lanjut Lembong, budaya untuk rapat atau meeting melalui email sangat sulit dilaksanakan. Karena kebanyakan Indonesia sangat malas untuk membaca maupun menulis.

“Karena mengetik melelahkan, Di negara maju tidak mau kehilangan waktu dengan meeting. Negara kita kurang budaya membaca dan menulis. Ini adalah salah satu alasannya sejak masa kanak-kanak tidak terlalu banyak membaca, sampai ke usia kita tidak biasa membaca,” jelasnya.(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here