Home News Bulog Jadi Motor ‘Gerakan Pangan Murah’ Di 300 Titik Seluruh Indonesia

Bulog Jadi Motor ‘Gerakan Pangan Murah’ Di 300 Titik Seluruh Indonesia

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Perum Bulog kembali dipercaya oleh Badan Pangan Nasional dalam penugasan pemenuhan ketersediaan bahan pangan pokok dan daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Iduladha. Penugasan tersebut bernama Gerakan Pangan Murah (GPM).

Badan Pangan Nasional sebagai Lembaga yang menginisiasi program GPM meluncurkan pasar murah serentak pada Senin (26/6) di lebih dari 300 titik lokasi yang tersebar di 37 Provinsi dan 296 kabupaten/kota di Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, mengatakan, melalui kegiatan GPM serentak ini masyarakat yang berada di sekitar provinsi dan kabupaten/kota pelaksana, bisa mendapatkan kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Bahan pokok tersebut untuk memenuhi konsumsi sehari-hari atau guna mempersiapkan pelaksanaan hari raya Idulaadha.

“Seluruh produk pangan yang dijual di sini harganya di bawah harga pasar atau tidak melebihi harga acuan pembelian/penjualan (HAP) dan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan GPM, yaitu menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat,” jelas Arief.

Arief menambahkan, amannya kondisi pangan jelang Iduladha juga tidak bisa dilepaskan dari terus digenjotnya pelaksanaan program-program stabilisasi lainnya, seperti fasilitasi distribusi pangan (FDP), kegiatan penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog untuk beras SPHP dan batuan pangan beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), penyaluran bantuan pangan telur dan daging ayam kepada 1,4 juta Keluarga Rawan Stunting (KRS), pengadaan pangan yang berpotensi defisit secara terukur, serta pemantauan berkala kondisi stok dan harga melalui dashboard secara real time sehingga mempercepat intervensi gejolak pangan di daerah.

Bulog selaku motor dan pengendalian pangan nasional sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 66/2021, terutama pasal 29 yabg menyambut baik penugasan dan berkomitmen secara maksimal akan mensukseskan program ini.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) menyampaikan, GPM ini disalurkan dengan memaksimalkan hasil produksi dalam negeri yang sampai saat ini sudah terserap sebanyak lebih dari 600 ribu ton.

“Ada pemimpin wilayah dan pemimpin cabang di seluruh Indonesia yang akan selalu memonitor program GPM ini dapat berjalan lancar dengan seluruh sarana dan kekuatan yang kita miliki. Kita juga akan manfaatkan tol laut dalam  proses pengiriman hingga tidak ada satu pun wilayah yang mengalami keterlambatan ataupun kekurangan dari kebutuhan pangan pokok tadi,” paparnya.(Aku).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here