Home Nasional Generasi Milineal Bisa Lanjutkan Sejarah Indonesia Satukan Dunia

Generasi Milineal Bisa Lanjutkan Sejarah Indonesia Satukan Dunia

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengenang sejarah Indonesia yang berhasil menyatukan dunia lewat diplomasi. Oleh karenanya, ia meminta generasi milineal bisa melanjutkan hal tersebut.

Diplomasi tersebut, kata Menlu, berupa Konferensi Asia Afrika yang diikuti hampir 54 persen populasi di dunia. Hal tersebut Menlu Retno ungkapkan pada acara bincang-bincang bersama anggota Sahabat Museum KAA Talk with Menlu Retno di Ruang Utama Gedung Merdeka, pada Sabtu (14/7).

“Kepada Sahabat Museum KAA yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia agar jangan takut dengan perbedaan karena perbedaan itu memperkaya. Indonesia yang majemuk dan toleran adalah aset bangsa yang diakui dunia internasional. Kalau ada perbedaan, tempuhlah dengan cara-cara damai, seperti negosiasi, dan diplomasi,” kata Menlu seperti termuat dalam keterangan resm, Minggu (15/7).

Padahal, Menlu Retno melanjutkan, saat itu Indonesia belum genap 10 tahun merdeka. Tetapi Indonesia justru bisa membuktikan bahwa negosiasi dan diplomasi bisa mengatasi gesekan dunia.

“Baru sepuluh tahun merdeka. Bahkan belum genap sepuluh tahun malah. Tapi di tahun 1955 Indonesia bisa menggelar KAA. Dua puluh sembilan negara yang hadir waktu itu mewakili 54% populasi dunia di gedung ini,” terangnya.

Menlu Retno mengungkapkan, kontribusi KAA bagi perdamaian dunia itu ternyata menjadi rekam jejak positif Indonesia yang dipertimbangkan saat pengajuan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB.

“Maka, semangat perdamaian itulah yang ingin kita hidupkan terus melalui diplomasi kemanusiaan dan diplomasi perdamaian,” imbuhnya.

Acara Talk with Menlu Retno adalah wujud apresiasi dari Kementerian Luar Negeri selaku kementerian yang menaungi Museum KAA terhadap para relawan Sahabat Museum KAA. Tema bincang-bincang kali ini sejalan dengan arah kebijakan dan politik luar negeri RI. Serta program kerja Kementerian Luar Negeri yang perlu diketahui oleh generasi muda. (Inf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here