Home News POKJA KEIN Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh

POKJA KEIN Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh

0
SHARE

Matanurani, Medan – Kelompok Kerja (Pokja) Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) beserta rombongan mengunjungi dan memantau langsung negeri diatas awan penghasil kopi terbaik dunia, kopi arabika gayo di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh, Selasa, (13/3).

Kedatangan Pokja KEIN, yang dipimpin oleh Benny Pasaribu itu langsung disambut oleh Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh Teuku Sarkawi dan jajarannya.

Di sela-sela kegiatan kunjungannya tersebut Benny Pasaribu mengapresiasi aktivitas Kabupaten Bener Meriah dalam memajukan potensi industri kopi terutama prospek kopi arabika gayo yang dapat meningkatkan pendapatan di daerahnya.

“Jika bisa memajukan potensi komoditi yang ada, serta berdampak langsung pada tingkat pendapatan daerahnya,  maka ekonomi disini pasti bertumbuh,” kata Benny.

Hanya saja Benny mengingatkan perlu industrialisasi untuk mengolah komoditi alam menjadi produk bernilai tambah tinggi karena 100% bahan baku bersumber pada SDA yang ada di dalam negeri.

“Pemberian alam itu harus disyukuri dan perlu diolah menjadi sumber kesejahteraan umat,” ungkap Benny.

Sementara Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah, Teuku Sarkawi mengakui potensi industri kopi terutama kopi arabika gayo meningkatkan perekonomian di daerahnya. Bahkan permintaan ekspornya meningkat dalam empat tahun terakhir.

“Total ekspor kopi gayo mencapai 80 persen dari total produksi sebanyak 35 ribu ton lebih biji kopi. Sisa 20 persen produksi diserap pasar dalam negeri,” ungkap Sarkawi.

Lebih lanjut Sarkawi menambahkan peningkatan volume ekspor turut menggairahkan perekonomian warga.

“Sejak 2013 hingga sekarang ada 65-70 persen dari 225.000 jiwa penduduk Aceh Tengah terlibat dalam budidaya dan industri kopi. Dan untuk menjamin pendapatan warga, pemerintah daerah setempat sepenuhnya melindungi lahan kopi milik petani,” ujarnya.

Seperti diketahui dataran tinggi Gayo me­lingkupi 3 kabupaten (Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues) memiliki luas tan­aman kopi Arabika Ga­yo mencapai 110.000 hektar yang seluruhn­ya diusahakan dan di­miliki oleh petani. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here