Home News Penurunan Harga Gas Industri Dorong Pertumbuhan Investasi

Penurunan Harga Gas Industri Dorong Pertumbuhan Investasi

0
SHARE

Matanurani, Jakarta — Penurunan harga gas untuk industri sangat dinanti karena dapat mendorong pertumbuhan investasi.

Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam mengatakan apabila harga gas terlalu mahal, perusahaan cenderung menahan ekspansinya. Padahal, investasi perlu ditingkatkan karena memiliki multiplier effect, salah satunya peningkatan serapan tenaga kerja.

“Investasi akan banyak masuk kalau harga gas tidak terlalu tinggi, kalau harga gas terus ditahan, mereka bisa mencari negara yang harga gasnya lebih murah. Nanti target pertumbuhan di RIPIN sebesar 7% hingga 8% bisa tidak tercapai,” ujarnya di Jakarta, Selasa (17/10).

Menurut Khayam, investasi perlu didorong agar kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) bisa mengimbangi konsumsi, yang saat ini memiliki sumbangan sebesar 55% – 60% terhadap PDB. Apabila konsumsi meningkat, tetapi investasi tidak tumbuh, maka impor barang akan naik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, penurunan harga gas industri dapat mendorong peningkatan pendapatan industri, yang pada akhirnya juga memperbesar pendapatan negara dari pajak. “Belum lagi kalau perusahaan itu ekspor, nanti ada devisa, sehingga tertutupilah penurunan di hulu itu,” kata Khayam.

Adapun, saat ini industri pengguna gas tengah menanti penerbitan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengatur harga gas. Regulasi tersebut saat ini masih dibahas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Khayam mengatakan beleid tersebut nantinya akan mengatur biaya penghantaran gas atau toll fee. Melalui peraturan ini, keuntungan perusahaan pengelola gas akan dibatasi sehingga harga yang dikenakan kepada pengguna industri tidak terlalu tinggi.

“Sekarang baru berupa draf Permen ESDM. Harapannya, [peraturan] ini bisa lebih cepat supaya tidak ada penundaan [penurunan harga gas],” ujarnya.(Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here