Home Nasional Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Diramal Jeblok, Kuartal IV 2025 Diramal Hanya...

Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Diramal Jeblok, Kuartal IV 2025 Diramal Hanya 5,08 Persen

0
SHARE

 

Matanurani, Tahun ini, pertumbuhan ekonomi yang ditarget bisa mendarat di level 5,2 persen, rasa-rasanya bakal meleset. Di tiga kuartal sebelumnya, capaian pertumbuhan ekonomi secara rata-rata mencapai 5,01 persen. Agar bisa menclok di 5,2 persen, kuartal terakhir (IV), angka pertumbuhan ekonomi harus minimal 5,4 persen. Ini yang berat.

Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina memperkirakan, capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2025 paling banter 5,08 persen. Naik sedikit ketimbang capaian kuartal III-2025 sebesar 5,04 persen.

Namun, angka tersebut lebih rendah dibanding proyeksi yang ditargetkan pemerintah, yakni di kisaran 5,6-5,7 persen. Perkiraan tersebut didorong peningkatan konsumsi dan belanja masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

“Kuartal keempat pertumbuhan ekonomi mungkin lebih akseleratif yang mungkin akan tumbuh 5,08 persen di kuartal keempat didorong oleh terutama periode Nataru,” ujar Dian dalam konferensi pers daring, di Jakarta, dikutip Jumat (5/12).

Dian mengatakan, proyeksi tersebut juga dilakukan berdasarkan data awal kuartal IV-2025, menunjukkan tren positif terhadap konsumsi masyarakat, dengan penjualan ritel tumbuh 4,3 persen pada Oktober 2025. Atau naik dari 3,7 persen pada bulan sebelumnya, atau September 2025.

Selain itu, kata dia, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia juga meningkat menjadi sebesar 121,2 pada Oktober dari posisi sebelumnya yang masih di level 115.

Secara keseluruhan, Dian memproyeksi, pertumbuhan ekonomi Tanah Air sepanjang 2025. Diarapkan berada di kisaran 5-5,1 persen, sedikit lebih rendah dari target APBN yang dipatok pemerintah pada 2025 sebesar 5,2 persen.

“Dengan melihat berbagai indikator utama sepanjang Oktober-November, kami menilai ekonomi Indonesia masih cukup tangguh. Pertumbuhan tahun ini diperkirakan berada di kisaran 5–5,1 persen, dengan kuartal IV lebih akseleratif,” kata dia.

Namun, dia menyoroti pemerintah perlu merealisasikan belanja sebesar Rp934 triliun dalam dua bulan terakhir 2025 untuk mencapai target outlook APBN, yang diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi pada Oktober hingga Desember tahun ini.

“Realisasi belanja pemerintah ini perlu tetap diakselerasi. Jika tercapai, ini akan sangat berkontribusi terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2025,” pungkasnya. (Sib).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here