Home Nasional Jokowi: Kemiskinan dan Ketimpangan Jadi Tantangan Serius

Jokowi: Kemiskinan dan Ketimpangan Jadi Tantangan Serius

0
SHARE

Matanurani, Jakarta (SIB) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal kemiskinan dan ketimpangan sosial dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6). Jokowi menyebut dua hal tersebut masih menjadi tantangan serius yang harus diselesaikan.

Jokowi mengatakan Pancasila merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia. Pancasila juga jadi pemandu dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Yang menjadi benteng untuk menghadapi ideologi-ideologi lain. Yang menjadi rumah bersama bagi seluruh komponen bangsa,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang besar dan majemuk telah mampu menghadapi masa-masa sulit. Bahkan, Indonesia semakin kokoh bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.

“74 Tahun perjalanan Republik Indonesia, telah membuat bangsa kita bangsa yang dewasa dan matang. 74 Tahun yang penuh dinamika, naik dan turun, tetapi kita bisa mengelolanya, mampu mengelolanya dan semakin memperkokoh persatuan kita,” katanya.

Namun masih ada berbagai persoalan yang harus dihadapi bangsa Indonesia ke depan. Jokowi menyebut kemiskinan dak ketimpangan sosial masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia.

“Beberapa permasalahan dalam negeri seperti kemiskinan dan ketimpangan juga masih menjadi tantangan serius kita. Tetapi kita harus optimis, kita harus yakin telah berada pada jalur yang benar. Kita telah membangun infrastruktur yang telah mempersatukan bangsa kita. Kita telah berhasil menurunkan angka kemiskinan, kita telah berhasil menurunkan ketimpangan dan kita berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan peluang kerja di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak,” jelas Jokowi.

Sejumlah pejabat tinggi lembaga negara, tokoh masyarakat dan pemuka agama hadir dalam upacara ini. Di antaranya, Presiden RI ke-5 yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri.

Hadir juga Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Wakil Presiden ke-6 RI Try Soetrisno dan Wakil Presiden ke-11 Boediono.

Para menteri juga terlihat hadir, seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Selain itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nilla Moeloek, Menteri PAN-RB Syafruddin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Selanjutnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Anggota BPIP Mahfud MD.

Ada juga Jaksa Agung M. Prasetyo, Kepala BIN Budi Gunawan, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua OJK Wimboh Santoso dan Kepala PPATK Kiagus Badaruddin. (Det).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here