Home Nasional DPR : Banyak Perwira TNI Nganggur, tapi Minta Usia Pensiun Ditambah?

DPR : Banyak Perwira TNI Nganggur, tapi Minta Usia Pensiun Ditambah?

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta – Anggota Komisi I DPR Irjen Polisi (Purn) Frederik Kalalembang menyindir TNI yang meminta usia pensiun prajurit ditambah, padahal banyak perwira TNI yang menganggur atau nonjob.

Melalui revisi Undang-Undang TNI, usia pensiun yang sebelumnya ditetapkan pada 58 tahun untuk perwira dan 53 tahun untuk bintara dan tamtama, diusulkan untuk diperpanjang.

Saya mendapat informasi, dan mungkin juga di TNI, bahwa sekarang banyak perwira, khususnya perwira, ini banyak yang nganggur, Pak. Karena tidak ada jabatan, non-job,” ujar Frederik dalam rapat terkait revisi UU TNI, Senin (3/3).

“Nah bagaimana mau ditambah lagi jadi 60, bahkan 62 tahun?” kata dia.

Ia pun membandingkan TNI dengan Polri yang tidak mengusulkan penambahan usia pensiun dalam revisi UU Polri.

Dia menyebut, akan ada triliunan rupiah duit negara yang keluar jika usia tentara diperpanjang.

“Nah kalau kita jadikan 60, sudah berapa triliun lagi kita harus habiskan lagi untuk melihat menambah usia ini,” kata Frederik. Meski begitu, Frederik menduga banyaknya tentara non-job karena ada efisiensi anggaran.

Hanya TNI saja karena mungkin masalah efisiensi anggaran, kemudian banyaknya sekarang perwira non-job karena tidak ada jabatan,” kata dia.

Diketahui, perubahan usia pensiun TNI merupakan salah satu isu yang diperkirakan bakal diubah lewat revisi UU TNI.(Kps).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here