Home News Bawaslu Harus Tegas ke Semua Partai

Bawaslu Harus Tegas ke Semua Partai

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mendesak Bawaslu agar tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan semua partai. Pasalnya, Bawaslu dapat melakukan penyelidikan tanpa harus menunggu laporan masyarakat sebab lembaga tersebut memiliki jajaran yang sampai pada tingkat desa dan kelurahan.

“Ketegasan Bawaslu bisa memberikan sanksi administratif. Kalau masyarakat melaporkan apakah ini luput dari pengawasan Bawaslu? Sehingga harus menunggu dari masyarakat? Apakah penyiasatan itu menjadi sulit untuk dilakukan penegakan hukum?,” ujar Titi seperti dikutip media,  Minggu (3/6).

Titi mengungkapkan saat ini banyak kamuflase kampanye yang dilakukan partai maupun elite politik. Dia mencontohkan, ada baliho ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dari anggota DPR namun dikamuflasekan menggunakan nama fraksi.

Dirinyapun mempertanyakan apakah kamuflase kampanye yang dilakukan tersebut membuat Bawaslu sulit melakukan penindakan.

“Pelanggaran tersebut tidak hanya dilakukan partai politik baru, melainkan yang sudah lama malang melintang juga melakukan hal serupa. Bawaslu mempunyai kewenangan meneruskan kalau menemukan dugaan tindak pelanggaran pidana ke polisi,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait penghentian penyidikan kasus dugaan kampanye dini PSI oleh Bareskrim, Titi mengungkapkan hal tersebut karena masih adanya celah hukum yang dimanfaatkan parpol. Oleh karena itu, dirinya menegaskan agar PKPU 2019 segera disahkan.

Dirinya juga memandang dikeluarkannya SP3 dugaan tindak pidana pemilu kampanye di luar jadwal tidak serta merta menjadi legitimasi bagi parpol-parpol untuk melakukan penyiasatan kampanye di luar jadwal.

Pasalnya, hal tersebut akan memperlihatkan rendahnya komitmen integritas parpol dalam melakukan kampanye yang adil dan akuntabel.

Sampai sejauh ini, sejumlah partai lain–seperti PAN, PKB, dan Partai Demokrat–juga dipandang telah melakukan curi start kampanye dan Perludem berharap SP3 atas PSI tidak akan melunturkan usaha penegakan hukum demi pemilu yang berlangsung adil dan bertanggung jawab.

“Mestinya Bawaslu tetap melanjutkan dan konsisten dalam melakukan penindakan. Saya berharap Bawaslu tidak surut semangatnya untuk melakukan penegakan hukum pemilu. Karena bagaimanapun juga, kita tidak bisa berkampanye secara liberal di dalam pelaksanaan pemilu Indonesia. Dan di saat yang sama KPU harus segera mengesahkan PKPU Kampanye. Tidak ada alasan untuk menunda-nunda pengesahannya,” ujarnya. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here