Home News BUMN Kuasai Proyek Infrastruktur, Kadin Eddy Ganefo Tanggapi Positif.

BUMN Kuasai Proyek Infrastruktur, Kadin Eddy Ganefo Tanggapi Positif.

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Ketua Umum Kadin, Eddy Ganefo mengingatkan kepada seluruh pelaku usaha untuk selalu berinisiatif dan mandiri serta tidak bergantung hanya pada proyek-proyek pemerintah semata.

Pernyataan itu disampaikan Eddy saat ditanya mengenai adanya statement yang mengatakan bahwa banyak proyek infrastruktur yang dikuasai BUMN beberapa waktu lalu.

“Kami mendukung BUMN yang selama ini sudah meberikan pekerjaan sub kontraktor nya ke UKM dan kami tetap siap bekerjasama untuk meningkatkan peran UKM bersama BUMN,” kata Eddy Ganefo saat Rapat Anggota Luar Biasa para Asosiasi Kadin, di Jakarta, Jumat, (5/10).

Karenanya, lanjut Eddy, Kadin pimpinannya siap mendorong UKM untuk mandiri menciptakan usaha – usaha baru yang belum tersentuh oleh pengusaha.

“Sebagai pengusaha kita tidak boleh cengeng dan jangan hanya bergantung pada proyek-proyek pemerintah, justru harus sebaliknya,” ungkap Eddy.

Selanjutnya kata Eddy jika ada proyek-proyek yang tidak bisa dikerjakan oleh swasta, maka BUMN yang mengambil peranan dan adakalanya perlu penugasan-penugasan kepada BUMN.

“Yang penting BUMN harus ikut memberdayakan UKM dan pengusaha daerah setempat,” pungkas Eddy.

Sebelumnya Menteri BUMN, Rini Soemarno mengaku tersinggung atas pernyataan Rosan Roeslani yang menyatakan bahwa BUMN dan anak usahanya ikut menggarap pekerjaan-pekerjaan kecil sub kontraktor yang seharusnya menjadi jatah pengusaha swasta hingga UKM.

Rini menyatakan, pihaknya justru terus mendorong dan mengembangkan UMKM, dengan beragam program yang dijalankan oleh BUMN untuk bisa melakukan kegiatan ekonomi.

Bahkan BUMN sudah memberi bukti nyata lewat program-program pemberian bantuan pinjaman ke usaha Ibu-Ibu di daerah. Mulai dari kredit paling mikro sebesar Rp 2-5 juta dan mikro Rp 5-25 juta.

“Jadi saya tersinggung, sangat tersinggung. Karena kami merasa BUMN-BUMN kami bukan hanya konsentrasi di usaha mereka, tapi bagaimana direksi-direksi BUMN menyadari bahwa masih banyak masyarakat yang berpendapatan sangat rendah,” tutur Rini.(Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here