Matanurani, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini tengah berupaya mencegah menuver Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk mengendalikan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan menilai, tanda-tanda PDIP ingin melepas pengaruh Jokowi dalam pemerintahan Presiden Prabowo dapat dilihat publik.
Menurutnya, hal tersebut dapat terlihat dari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menunjukkan hubungannya baik-baik saja dengan Presiden Prabowo meskipun berbeda haluan politik untuk saat ini.
“Sejauh ini, memang ada keinginan besar (dari PDIP) untuk memisahkan Prabowo dengan Jokowi,” ujar Yusak dikutip Selasa (14/1).
Dia memandang, PDIP memiliki keinginan untuk bersatu dengan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo. Hanya saja, terdapat satu hal yang membuat sikap politik itu harus ditunda.
“Kalau Jokowi out atau pecah kongsi dengan Prabowo, saya kira PDIP akan masuk,” tuturnya.
Maka dari itu, ia meyakini, PDIP kini tengah melakukan sejumlah langkah untuk menyingkirkan pengaruh Jokowi terhadap Presiden Prabowo.
“Untuk harapannya Prabowo bisa menjadi dirinya sendiri, bukan boneka Jokowi. Jadi itu juga yang diharapkan PDIP,” demikian Yusak menutup. (Rmo).




































