Home News Trauma Bahaya Etilen Glikol, Konsumen Pilih Air Kemasan Galon Polikarbonat

Trauma Bahaya Etilen Glikol, Konsumen Pilih Air Kemasan Galon Polikarbonat

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Ramai isu cemaran etilen glikol pada sirup obat yang menyebabkan lebih dari 100 balita meninggal dunia akibat gagal ginjal akut, membuat konsumen lebih berhati hati dalam memilih makanan minuman dan obat dan memilih yang bebas etilen glikol.

Dalam memilih air kemasan galon, beberapa konsumen menyatakan bahwa mereka sekarang memilih kemasan galon polikarbonat yang bebas etilen glikol karena proses pembuatannya tidak menggunakan zat kimia etilen glikol.

Seorang konsumen yang sedang membeli air minum kemasan galon di Pasar Agung Depok, menyatakan kekhawatirannya dengan berita di media TV dan media sosial akan ancaman bahaya zat kimia etilen glikol yang diduga menyebabkan lebih dari 100 anak balita mengalami kematian gagal ginjal akut.

“Saya jadi khawatir dalam memilih obat dan makanan untuk anak anak saya. Saya baca di media bahwa beberapa jenis kemasan plastik juga menggunakan zat kimia dalam proses pembuatannya sehingga saya kembali menggunakan air kemasan galon Polikarbonat (PC) yang menurut informasi bebas Etilen Glikol,” ucapnya.

“Kemarin saya sempat mencoba air galon kemasan Polyethylene terephthalate (PET) tapi saya kembali ke galon PC karena katanya ada Etilen di kemasan plastik PET”, tambahnya..

Konsumen lain yang sedang membeli galon di Pondok Kelapa, Jakarta Timur juga menyampaikan keresahan yang sama seputar zat kimia Etilen Glikol yang ternyata juga digunakan dalam proses pembuatan kemasan galon plastik.

“Diskusi di whatsapp group keluarga saya ramai membicarakan isu etilen glikol ini. Berita mengenai permintaan Komnas Anak dan Anggota DPR agar BPOM juga mengawasi kemasan pangan yang berpotensi mengandung Etilen Glikol menjadikan keluarga kami khawatir karena BPOM sering terlambat mendeteksi bahaya zat kimia dalam obat dan makanan,” pungkasnya.

Seperti diketahui BPOM melalui Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan telah mengatur  terkait zat dan bahan kontak pangan yang aman. Menurut aturan ini, salah satu zat berbahaya yang ada dan harus dikontrol dalam kemasan Polyethylene terephthalate (PET) adalah senyawa Etilen Glikol dan Dietilen Glikol. Senyawa Etilen glikol digunakan dalam proses pembuatan plastik PET. (Wek).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here