Matanurani, Jakarta – Pakar ekonomi bidang pertanian menilai pemerintah perlu mencermati empat hal jika ingin menarik investor menanamkan investasinya di sektor pertanian.
Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi mengatakan mempermudah investasi adalah hal yang penting dan diperlukan.
“Investasi di pertanian sangat mendesak jika kita ingin mengamankan ketersediaan produksi untuk pasar dalam negeri dan mendorong ekspor,” katanya, Selasa, (27/3).
Namun, ada 4 hal yang harus dicermati dalam mengambil keputusan menerima sebuah investasi dalam sektor pertanian. Berikut ini penjelasan poin-poin yang menurut Bayu perlu dicermati.
Pertama, urusan investasi di pertanian bukan hanya tentang mengurusi lahan pertanian tetapi banyak hal yang lain. Seperti misalnya mulai dari pertanahan hingga pembiayaan pertanian.
Kedua, investasi harus tepat sasaran dan tepat guna. Maksud Bayu adalah investasi tersebut dapat meningkatkan nilai tambah dan mengatasi berbagai permasalahan yang sekarang dihadapi pertanian.
Ketiga, membuka investasi juga jangan sampai membuat usaha kecil mati oleh usaha besar dan usaha rakyat mati oleh usaha asing akibat persaingan yang tidak adil.
Keempat, jangan lupa juga pentingnya investasi yang tidak serta merta memberi untung tetapi sangat diperlukan seperti investasi riset dan pengembangan teknologi serta investasi SDM. (Bis).





































