Matanurani, Jakarta – Gunakan hak suara di TPS 17 April sebagai bentuk partisipasi dalam memilih pemimpin negeri. Jangan golput!
Ada dua pilihan pasangan capres-cawapres, yakni yang bernomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Kampanye dan debat sudah diselenggarakan, saatnya masing-masing rakyat memantapkan pilihan. Untuk Pemilu Legislatif, pelbagai spanduk caleg telah terpasang dari pinggir pantai hingga puncak gunung.
“Pemilih adalah pemilik kedaulatan negeri ini. Maka gunakan lah hak pilih dalam Pemilu 2019,” ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan, Sabtu (13/4).
Jokowi sendiri menyatakan tak ingin ada golput di Pemilu 2019. Dia mengajak pendukungnya untuk memastikan lingkungan sekitar. Pemilu 2019 menghabiskan Rp 25,29 triliun. Rugi besar jika masyarakat tidak berpartisipasi untuk menyalurkan hak suaranya.
“Di setiap forum besar, forum sedang, dan kecil saya selalu sampaikan, jangan sampai, jangan biarkan satu orang pun golput. Jangan sampai biarkan satu orang pun golput,” kata Jokowi, Jumat (29/3).
Bagaimana bila pilihan yang disajikan di Pilpres dan Pileg 2019 tidak ada yang sesuai dengan kriteria ideal calon pemilih? Problem ini sudah klasik. Ada teori yang tak kalah klasiknya, yakni etika ‘lesser evil’ dari Hans Morgenthau (1904-1980) untuk menentukan keputusan di atas pilihan-pilihan yang buruk.(Det).





































