Home Nasional Jokowi Ingin Pasar Tradisional Masuk Ekosistem Digital

Jokowi Ingin Pasar Tradisional Masuk Ekosistem Digital

0
SHARE
Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo berdiskusi dengan masyarakat kreatif Bandung di Simpul Space, BandungSabtu (10/11). Jokowi berdialog dengan masyarakat kreatif Bandung dalam upaya mengembangkan ekonomi digital.

Matanurani, Jakarta – Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mendorong pasar tradisional untuk melakukan digitalisasi dan tersambung dengan ekosistem jual beli online. Hal ini agar pasar tradisional bisa bersaing dan tidak ditinggalkan oleh pembelinya.

Menurut Jokowi, sebenarnya secara harga, pasar tradisional bisa bersaing dengan pasar modern. Sebab barang yang dijual di pasar tradisional relatif lebih murah ketimbang pasar modern.

“Saya senang membandingkan, 1,5 bulan lalu saya masuk ke pasar di Bogor. Beli bayam Rp 2.000, kangkung seikat Rp 2.000. Saya beli lagi di pasar Lamongan sama harganya. Terakhir di Lampung masuk beli lagi ternyata beda, kangkung Rp 1.500, bayam Rp 1.500. Kemudian masuk supermarket, kangkung dijual Rp 3.400, bayam Rp 3.500. Artinya apa? Secara daya saing pasar kita ini menang tapi memang jangan dibiarkan kumuh becek, tidak ada tempat parkir,” ujar dia di Jakarta, Rabu (12/12).

Agar pasar tradisional bisa lebih bersaing, maka harus juga masuk ke ekosistem digital. Sebab dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, transaksi jual beli tengah menuju dari offline ke online.

“Perlu ke depan dibangun sebuah ekosistem yang online dan yang offline tersambung. Pasar kan offline, bagaimana bisa disambungkan ke online. Dua ekosistem ini kalau tersambung pasar akan cepat berkembang. Karena di sisi harga bisa bersaing dan angkanya memang jauh. Apalagi kalau punya market place sendiri, bisa diantar sampai ke rumah,” kata dia.

Selain itu di sisi pembayaran, Jokowi menginstruksikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk membantu menyiapkan alat pembayaran non-cash di pasar-pasar tradisional. Hal ini dimulai agar pasar tradisional bisa naik kelas dan bersaing

“Pedagang kita harus mulai diintervensi dengan cara seperti itu dengan EDC, tanpa cash, harus mulai diintervensi diberi pelatihan sehingga pasar rakyat naik tingkat dan bisa bersaing. Dan memang bisa bersaing. Saya sampaikan bisa bersaing pasar rakyat kita dengan supermarket. Saya meyakini itu. Sejak awal saya menyelesaikan persoalan di pasar, hanya memang manajemen perlu diperbaiki bersama-sama,” tandas dia.(Lip).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here