Home Nasional Pemilih Belum Terdata DPT, KPU akan Masukkan ke DPK

Pemilih Belum Terdata DPT, KPU akan Masukkan ke DPK

0
SHARE
Ketua KPU Arief Budiman

Matanurani, Jakarta – Ketua KPU Arief Budiman menyatakan, masyarakat yang telah mempunyai hak untuk memilih di Pemilu 2019 namun belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Menurutnya, Undang Undang telah memberikan ruang dalam kondisi tersebut. “Jadi kalau tidak ada di DPT, tidak ada di DPTP maka ia akan masuk di DPK,” ujar Arief di Kawasan Slipi Jakarta Barat, Sabtu (15/12).

Adapun penetapan DPT yang baru saja dilakukan merupakan proses yang harus dilakukan KPU. Pasalnya, lembaga penyelenggara itu membutuhkan angka untuk menetapkan logistik seperti jumlah TPS, menghitung petugas yang direkrut di TPS serta kebutuhan kotak suara.

“Kotak (suara) itukan berbasis TPS, lalu menghtung jumlah surat suara formilirnya semuanya itu berbasis DPT. Jadi memang angka ini penting ditetapkan lebih awal,” paparnya.

Arief menuturkan, pemilih yang masuk DPK nantinya akan menggunakan e-KTP untuk menyalurkan hak pilihnya. Kata dia, regulasinya mengatur dengan e-KTP.

“Dia (pemilih DPK) hanya boleh menggunakan hak politiknya di tempat dimana ia tinggal. Dan itu diatur jamnya pada jam terakhir,” pungkasnya.

Diketahui, jumlah pemilih dalam DPT Pemilu 2019 mencapai 192.828.520 juta pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 96.271.476 dan pemilih perempuan sebanyak 96.557.044 orang. Data ini merupakan keselurahan pemilih di dalam negeri dan luar negeri. (Ind).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here