Home Uncategorized Benny Pasaribu: 3 Faktor Keberhasilan Pengembangan Pariwisata di Indonesia

Benny Pasaribu: 3 Faktor Keberhasilan Pengembangan Pariwisata di Indonesia

0
SHARE

Matanurani, Yogyakarta – Dampak tumbuhnya sektor industri pariwisata akan mempercepat tumbuhnya sektor-sektor lain seperti industri kreatif, industri seni budaya, dan kuliner, serta industri pedesaan dan pertanian, dan sebagainya.

“Karenanya, pemerintah daerah perlu lebih fokus mendukung industri pariwisata di daerah,” kata Ekonom dan Doktor Ekonomi dari University Ottawa Kanada dengan spesialisasi Kebijakan Industri dan Perdagangan Internasional, Benny Pasaribu dalam kuliah umum bersama Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM), Yogyakarta bertajuk ‘Lingkungan dan Budaya Sebagai Penunjang Tourism Behaviour’ di Yogyakarta, Sabtu (12/10).

Menurut Benny, ada tiga faktor keberhasilan pengembangan Pariwisata di Indonesia.

Pertama, pendidikan dan vokasi kepariwisataan sangat penting dikembangkan untuk meningkatkan mutu SDM di seluruh daerah pariwisata. Kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa asing lainnya bagi pemandu dan pelayan pariwisata harus terus ditingkatkan.

Kedua, Aksesibilitas ke lokasi wisata dan fasilitas lainnya harus dibangun pada masing-masing destinasi, seperti jalan, bandara, listrik, toilet umum, perhotelan, dan kuliner

Ketiga, hospitaliti dan keramahtamahan penduduk lokal harus dikembangkan sebagai daya tarik (attractions) dengan pelayanan dari hati dan ketulusan.
Disamping itu, agenda atau even tingkat daerah, nasional, dan internasional perlu terus diperbanyak dengan standar mutu yang baik.

Selanjutnya, Benny juga berharap agar Kementerian Pariwista tak cukup hanya dengan melakukan kegiatan promosi hingga keluar negeri. Hal penting lainnya adalah pembangunan destinasinya yang masih jauh tertinggal. Karena para wisman tidak akan tertarik datang kembali dan bahkan lamanya kunjungan pun bisa lebih singkat.

“Oleh karenanya, prioritas harus diberikan pada pembangunan destinasi seperti aksesibilitas, amenitas, sumberdaya manusia, dan budaya keramahtamahan dari warga masyarakat setempat,” pungkas Benny. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here