Home News Wujud Toleransi ala Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal

Wujud Toleransi ala Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal

0
SHARE

Matanurani, Jakarta — Bentuk toleransi beragama tak melulu diwujudkan dalam tindakan besar. Hal-hal kecil seperti meminjamkan lahan parkir tempat ibadah kepada penganut agama berebeda juga bisa menciptakan keharmonisan antarumat beragama.

Hal tersebut diwujudkan oleh pihak Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal setiap kali menyambut hari raya keagamaan masing-masing.

Letak Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal yang berseberangan di pusat Jakarta telah menjadikannya sebagai ikon wujud toleransi keberagaman. Meminjamkan halaman parkir menjadi kebiasaan dua tempat peribadatan tersebut.

Masjid Istiqlal akan membuka pintunya bagi umat Katolik yang mengikuti kegiatan ibadah Malam Natal (24/12) dan Natal (25/12) untuk memarkirkan kendaraan mereka di halaman Masjid.

Begitu juga sebaliknya. Gereja Katedral pun membuka pintu bagi Muslim yang hendak merayakan Idul Fitri untuk memarkirkan kendaraan mereka di halaman parkir gereja.

Humas Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadie mengatakan, perayaan Natal tahun ini pun tidak luput dari kerja sama dengan pihak Istiqlal. Pengelola dua tempat peribadatan senantiasa mengharapkan setiap kegiatan keagamaan berjalan lancar.

“Itu selalu terjadi setiap kali Katedral merayakan Natal ataupun Paskah jadi memang sudah terjalin hubungan yang sangat baik, pihak Masjid Istiqlal selalu menyediakan area parkirnya untuk umat yang beribadah,” ujarnya , Sabtu (23/12).

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eka Bassith mengatakan, pengamanan di Katedral selalu dilakukan setiap umat Katolik memiliki perayaan besar di gereja tersebut. Biasanya penjagaan dilakukan secara ketat.

Hal tersebut, kata Eka, karena Katedral menjadi ikon keagamaan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan di Jakarta. Baik Presiden, pejabat dari negara lain dan pejabat dari dalam negeri serta pemuka agama juga tidak luput mengunjungi Katedral saat kunjungan di Jakarta.

Kepolisian bekerja sama dengan TNI, Satpol PP dan pemerintah kota mengamankan Katedral. Sejumlah organisasi kemasyarakatan juga ikut terjun dalam pengamanan.

Ormas yang ikut terjun dalam pengamanan itu antara lain Citra Bhayangkara, Mitra Jaya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan sejumlah ormas di kawasan Sawah Besar.

Ormas dilibatkan untuk membantu petugas melancarkan lalu lintas, membantu parkir masyarakat hingga membantu umat yang ingin menyeberang jalan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat seluruhnya untuk saling menghormati, menjaga toleransi. Besok para jemaat di Masjid Istiqlal juga disiapkan sarana parkir kendaraan,” ujar Eka. (Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here