Home News Vaksin Corona: Konspirasi, Kelinci Percobaan atau Uji Klinis?

Vaksin Corona: Konspirasi, Kelinci Percobaan atau Uji Klinis?

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Indonesia akan segera melakukan uji coba vaksin virus Corona atau Covid-19. Namun hal ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat dan para pakar.

Beberapa pihak ada yang mempertanyakan mengapa uji coba vaksin dilakukan kepada masyarakat Indonesia? Ramai juga media sosial soal pro dan kontra ini. Misalnya, kenapa uji coba bukan dilakukan warga luar negeri seperti China yang merupakan asal munculnya virus tersebut.

Dengan anggapan tersebut, banyak yang menilai bahwa Indonesia hanya sebagai kelinci percobaan dalam uji coba vaksin tersebut.

Pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo Utomo mengatakan, uji coba vaksin di Indonesia bukan sebagai uji coba melainkan upaya pemerintah untuk membuat penawar untuk virus yang menyerang warganya.

“Jadi ini bukan konspirasi. Jadi ini upaya manusia,” ujarnya dalam penjelasan rinci melalui akun Youtube resminya yang dikutip, Minggu (26/7).

Menurut peraih Postdoctoral Fellowship 2003-2007 Harvard Medical School, Boston, AS, ini, uji coba vaksin Covid-19 memang idealnya dilakukan di negara yang masih besar penyebarannya. Dengan demikian, tidak hanya Indonesia tapi juga Brazil dan Bangladesh yang akan ikut melakukan uji coba.

Ia melanjutkan, uji coba bisa saja dilakukan di China namun kasus positif di China saat ini sudah rendah dan bukan yang tertinggi seperti awalnya muncul virus Covid-19 ini.

Ia menjelaskan, ada tiga tahapan dalam uji coba vaksin. Pertama untuk mengetahui vaksin aman atau tidak. Kedua, dosis yang digunakan cocok atau tidak dan ketiga vaksin tersebut efektif atau tidak.

Untuk dua tahap awal sudah selesai dilakukan oleh beberapa negara seperti Inggris yang sudah mempublikasikan hasilnya ke dunia. Sedangkan yang untuk tahap tiga ini, untuk mengetahui hasilnya maka harus dilakukan kepada orang yang berada di lingkungan virus masih tersebar luas seperti Indonesia.

“Kalau kita mau uji coba vaksin, idealnya kita mencari daerah hot zone, daerah-daerah yang masih tinggi. China sudah terkendali. Kita di Jakarta sudah banyak kasus baru, Jakarta Timur memprihatinkan dan sebagainya. Area tinggi seperti ini ideal uji vaksin,” tegasnya.

Pemerintahan Joko Widodo lewat Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memang melaporkan kabar positif perkembangan vaksin virus corona (Covid-19) di Indonesia. Pembuatan vaksin dikebut agar bisa langsung digunakan.

Wiku mengatakan  sudah ada beberapa kerja sama inisiatif yang dilakukan Indonesia untuk mengebut vaksin corona.

“Salah satunya antara Bio Farma dan Sinovac yang sekarang sedang uji klinis fase tiga dan diharapkan selesai dalam waktu yang memadai sehingga produksi langsung dilakukan,” ujarnya dalam konferensi pers digital, pekan ini.(Cnb).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here