Home News Tingkatkan Konektivitas, ASEAN Kembangkan 19 Proyek Initial Pipeline

Tingkatkan Konektivitas, ASEAN Kembangkan 19 Proyek Initial Pipeline

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – ASEAN terus meningkatkan konektivitas antara negara-negara angotanya. Dalam pertemuan tingkat tinggi ASEAN, Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) mengumumkan Jalur Pipa Prioritas Awal dari Proyek Infrastruktur ASEAN atau Initial Pipeline, Sabtu (2/11).

Dalam Initial Pipeline yang diumumkan oleh ACC, ada 19 proyek potensial yang bernilai investasi 15 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 209 triliun (Rp 13.989/dolar AS). Meliputi sektor transportasi, energi, dan digital seperti yang dimuat dalam laman resmi ASEAN.

Initial Pipeline ini adalah bagian implementasi dari Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2025. Dengan proyek ini, negara-negara anggota ASEAN akan memperkuat kerja sama dalam infrastruktur berkelanjutan. Nantinya, bila ada perkembangan, proyek dapat ditambahkan atau ditarik dari Pipeline.

Dengan adanya Initial Pipeline, diharapkan akan menarik lebih banyak investasi guna meningkatkan pergerakan orang, barang, jasa, dan inovasi di seluruh wilayah ASEAN. Hal yang sama juga diungkapkan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pamudwinai.

“(Saya berharap proyek ini akan menarik) investasi kuat yang akan membantu meningkatkan konektivitas regional secara konkret, mendukung transportasi, koridor-koridor ekonomi dan keberlanjutan kami di seluruh wilayah, serta mempersiapkan ASEAN untuk sinergi konektivitas yang lebih baik dan lebih luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bank Dunia juga telah menyatakan dukungan teknis pendanaan dalam mengembangkan Initial Pipeline yang disambut hangat oleh para negara anggota ASEAN. (Rmo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here