Home News Teknologi Digital Dorong Industri Nasional Lebih Berdaya Saing

Teknologi Digital Dorong Industri Nasional Lebih Berdaya Saing

0
SHARE

Matanurani, Jakarta –  Pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong industri nasional lebih berdaya saing di kancah global dengan menghasilkan produk berkualitas, aman dan sesuai standar. Apalagi, era Industry 4.0 fokus menerapkan penggunaan internet sebagai penopang utama proses produksi.

“Pemerintah memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020 dengan menargetkan 1.000 technopreneur, valuasi bisnis mencapai USD 100 miliar dan total nilai e-commerce sebesar USD 130 miliar,” jelas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Minggu (17/9).

Dia mengatakan, pertumbuhan e-commerce di Indonesia juga bergantung pada penetrasi e-payment dan infrastruktur.

“Platform pembayaran yang terkait dengan retailer seperti Alipay, Gopay, dan Paypal mendorong adopsi penggunaan pembayaran digital,” ujar Airlangga.

Untuk itu, Kemenperin tidak hanya mengajak pelaku usaha skala besar, tetapi juga industri kecil dan menengah (IKM) dapat menangkap peluang dalam pengembangan digital seperti kemajuan tenologi artificial intelligent, robotic, dan 3D printing. Sejumlah manufaktur besar siap memasuki era Industry 4.0, seperti industri semen, petrokimia, automotif, serta makanan dan minuman.

“Kemenperin pun mendorong lingkungan digital ini untuk meningkatkan pertumbuhan IKM di dalam negeri. Kami memformulasikan digital environment dengan melibatkan market place, perusahaan logistik, dan fintech,” beber Airlangga.

Saat ini, Kemenperin telah membangun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang diintegrasikan dengan sistem digital yaitu e-Smart IKM. Program ini diyakini mampu memperluas pasar produk lokal di dunia online.

“Kami mengidentifikasi beberapa IKM yang sudah memanfaatkan market place, seperti sektor makanan dan minuman, perhiasan, kosmetik, fesyen serta kerajinan,” kata Airlangga.

Dia menambahkan, pemerintah juga sudah meyiapkan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pengembangan ekonomi digital.

“Salah satu bentuk nyata adalah pembangunan Nongsa Digital Park (NDP) di Batam,” demikian Airlangga. (Rmo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here