Home News Tahun Ini, 4 Daerah Bakal Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Tahun Ini, 4 Daerah Bakal Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Setkab) Pramono Anung mengatakan bahwa empat daerah di Indonesia siap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Adapun empat daerah itu antara lain, Surabaya, Bekasi, Solo, dan DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Pramono usai mengikuti rapat terbatas perkembangan pembangunan PLTSa dengan Presiden Jokowi di Kantor Presiden, kemarin (16/7)

“Mudah-mudahan tahun ini ada yang bisa selesai, yaitu di antaranya adalah Surabaya, kemudian Bekasi, dan Solo. Solo ini progress-nya cukup baik. Kemudian yang sudah mulai adalah DKI Jakarta,” jelas Pramono, Rabu (17/7)

Menurut dia, Presiden Jokowi dalam rapat tersebut telah menegaskan bahwa pembangunan PLTSa di sejumlah daerah tersebut dilakukan guna pembersihan sampah di kota-kota yang ada.

“Sebagai contoh misalnya di Bekasi itu sudah hampir 1.700 ton per hari. Belum yang 8.000 ton per hari dari Bantar Gebang. Dari Bekasi sendiri sudah cukup tinggi,” ujar dia.

Untuk itu, Pramono menyebut Presiden Jokowi akan mengawal langsung pembangunan PLTSa pada sejumlah kota atau provinsi prioritas. Sementara terhadap tujuh usulan lainnya, Jokowi meminta agar di wilayah-wilayah itu mulai disiapkan purwarupanya.

“Empat kota prioritas, yaitu Surabaya, Bekasi, Solo, DKI akan dikawal secara langsung oleh Presiden untuk penyelesaiannya. Kemudian yang kelima ada Bali,” tutur dia.

Dia menjelaskan bahwa lambatnya pembangunan PLTSa didasari dengan persoalan klasik yaitu tipping fee atau biaya pengelolaan sampah. Padahal, hal tersebut sebetulnya sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres).

“Maka presiden menegaskan risalah rapat hari ini merupakan payung hukum termasuk payung hukum penyelesaian yang ada termasuk untuk sampah,” ucap Pramono.

Sebelumnya, Presiden Jokowi geram pemanfaatan sampah menjadi energi listrik hingga kini belum ada progres nyata. Padahal, hal tersebut seringkali dibahas dan dirapatkan di Istana.

Jokowi lalu meminta para menteri serta kepala daerah untuk mengungkapkan faktor yang menghambat pembangunan PLTSa.Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (16/7).

“Rapat terbatas mengenai sampah ini sudah kita lakukan. Seingat saya sudah 6 kali sejak saya jadi Walikota. Saya ngomong apa adanya. Urusan sampah ini juga sudah ingin kita selesaikan, ingin kita kerjakan,” kata Jokowi.(Lip).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here