Home News Sri Mulyani Kaji Insentif Tambahan untuk UMKM di Luar KUR dan UMi

Sri Mulyani Kaji Insentif Tambahan untuk UMKM di Luar KUR dan UMi

0
SHARE

Matanurani, Jakarta –  Pemerintah saat ini sedang mengkaji insentif tambahan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di luar Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Hal ini dalam rangka upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak ekonomi karena virus corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sebagaimana dijelaskan Menko Perekonomian bahwa masih ada beberapa inisiatif yang sedang dikaji seperti bantuan kepada UMKM di luar yang KUR dan UMi dan juga tadi bantuan kepada petani di dalam rangka untuk mendukung daya beli mereka atau nilai tukar mereka di dalam periode sedang melakukan panen ini.

”Ini yang sedang dihitung tadi dan mekanismenya akan masuk di dalam Rp110 triliun yang ada di dalam paket yang telah disampaikan oleh Bapak presiden. Di luar itu mungkin kita juga akan sampaikan nanti dengan daerah, koordinasi agar APBD di daerah juga dilakukan realokasi karena sekarang ini yang dilaporkan oleh Bapak Mendagri, masih banyak bansos itu terbatas kepada anggaran yang awal, belum dilakukan perubahan,” pungkas Menkeu, dilansir dari Setkab, Selasa (7/4).

Pemerintah, sambung Menkeu, juga memberikan untuk KUR 11,9 juta UMKM, termasuk 22.000 TKI yang akan mendapatkan fasilitas penundaan pokok dan bunga dari kredit usaha rakyat ini, termasuk sektor pertanian serta penundaan cicilan dan bunga untuk kredit UMi dan Mekaar untuk 11,4 juta.

”Jadi maksudnya dari keseluruhan anggaran pemerintah ini betul-betul akan dibuat agar tadi yang disampaikan oleh Pak Halim tidak ada rakyat yang tidak mendapatkan. Dan kita akan terus memperbaiki database-nya sehingga seluruh program-program bantuan sosial dan bantuan kepada usaha kecil menengah itu betul-betul target bisa dipenuhi,” ujarnya.(Mer).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here