Home News Solusi Cold Storage Untuk Jaga Pasokan

Solusi Cold Storage Untuk Jaga Pasokan

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menghimbau para petani hortikultura untuk menggunakan fungsi coldstorage atau fasilitas penyimpanan dengan pendinginan sebagai tempat penyimpanan hasil produksi untuk menjaga pasokan ke pasar.

Ketua Kelompok Kerja Pangan Benny Pasaribu mengatakan minat petani untuk menyimpan stok produksi hortikultura saat panen raya harus diarahkan kepada coldstorage dan pengoperasiannya harus dikelola oleh koperasi setempat.

“Pada saat panen raya, hasil dari para petani bisa disimpan di fasilitas ini. Hasil panen tersebut kemudian bisa dikeluarkan tiap bulan sesuai dengan permintaan pasar,” ujarnya saat Fokus Group Diskusi (FGD) KEIN bersama para stakeholder hortikultura di Jakarta, Rabu (18/10).

Beny menuturkan, alasan menyimpan sebagian hasil panen akan membuat harga lebih stabil di pasaran dan koperasi sebagai sebagai operatornya.

Untuk itu, Benny berharap pemerintah perlu di dorong agar pemanfaatan fasilitas coldstorage untuk kelompok komoditi hortikultura musiman atau yang mudah rusak terealisasi sehingga memenuhi kebutuhan industrialisasinya.

“Pemerintah perlu mengambil alih komoditas yang memiliki dua produk komoditas musiman dan yang mudah rusak dengan memanfaatkan coldstorage untuk memenuhi kebutuhan industrialisasinya,” kata Benny.

Selanjutnya, Benny mengatakan perlu adanya integrasi cold storage yang sudah ada serta adanya sistem resi gudang yang memberikan pembayaran tunai kepada petani dahulu.

Seperti diketahui untuk membangun fasilitas semacam ini, investasi yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Diperkirakan diperlukan setidaknya Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun untuk membangun satu cold storage.

Tentu saja, investasi yang demikian besar tadi menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia. Apalagi masih banyak infrastruktur dasar yang belum dipenuhi.

Hadir dalam diskusi tersebut Dr Muryati, staf peneliti komunitas mangga, balai penelitian tanaman buah tropika, Jawa Timur, Hanang Dwi Atmojo, Kepala Seksi Pengembangan Kawasan Jeruk, Buah Pohon dan Perdu, Direktur Buah dan Florikultura, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian dan Mohadishu Djati Ertanto, Kasubdit Industri Makanan Ringan dan Pengolahan Hortikultura Kementerian Perindustrian. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here