Home News Sepakat Usung Oesman Sapta Odang Menjadi Pimpinan Partai

Sepakat Usung Oesman Sapta Odang Menjadi Pimpinan Partai

0
SHARE

Matanurani, Belitung – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura di Babel menggelar rapat pimpinan daerah (rapimda) di meeting room, Hotel Fairfield by Marriott, Belitung, Selasa (8/10).

Dalam agenda tersebut, kader partai bersepakat mengusung Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi ketua umum periode 2019-2024. Selain itu, rapimda yang berlangsung sehari tersebut memunculkan permintaan agar jajaran dewan pimpinan pusat (DPP) mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura.

Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Babel Hengki Irawan mengatakan, dewan pimpinan cabang menghendaki agar Oesman Sapta Odang berkenan kembali memimpin Partai Hanura.

“Selama ini beliau bangun dalam keadaan gonggongan yang begitu hebat. Dengan ini kami semua menyadari bahwa rekan-rekan dari DPC itu meminta kembali Pak Oesman Sapta Odang agar bersedia untuk memimpin kembali Partai Hanura ini,” kata Hengki.
Ke depannya, mereka sama-sama berjuang merebut kemenangan dalam pemilihan umum (pemilu). Selain itu akan melakukan langkah-langkah dan menghendaki agar munas partai dilaksanakan secepatnya. “Melakukan langkah-langkah pembenahan kembali partai ini sehingga ke depannya membuat sesuatu kekuatan yang baru dan merebut kursi-kursi di parlemen yang selama ini kita kehilangan,” ujar Hengki.

Saat ini, lanjutnya, Partai Hanura masih mendapat 800 lebih kursi se-Indonesia dan kehilangan 400 lebih kursi. Untuk sekarang, melakukan pembenahan mulai dari kepengurusan DPD sampai DPC supaya mempercepat pimpinan anak cabang (PAC)-PAC sampai ke ranting-ranting.

“Ini hal dalam artiannya kerja keras, dengan pemberdayaan semua mulai dari kepengurusan DPC sampai dewannya semuanya harus ikut serta. Kemudian, yang harus utama lagi bahwa kita akan memantau kerja-kerja anggota dewan kita,” tutur Hengki.

Tujuannya, kata dia, agar anggota dewan tersebut jangan mengecewakan masyarakat yang memilih dirinya. “Itu yang sudah partai tekankan kepada ketua DPC agar dapat memantau kerja anggota dewannya,” ucapnya.

Sementara, Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura Benny Rhamdani mengatakan, rapimda ini menindaklanjuti rapat koordinasi nasional (rakornas) pada 26 September lalu yang dihadiri unsur DPD se-Indonesia.

Pada rakornas itu memang sudah muncul pernyataan dari DPD seperti munas dipercepat dan meminta OSO kembali memimpin Partai Hanura.

“Tetapi, kami ingin yakin apakah ini benar suara arus bawah, makanya diadakan rapimda ini,” kata Benny usai membuka rapimda.

Menurutnya, mempercepat pelaksanaan munas tentunya sudah diberi ruang secara konstitusi sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Hanura, tepatnya Pasal 33. Seperti halnya PDI-P yang mempercepat kongresnya dan PKB yang juga mempercepat pelaksanaan muktamar.

Kemudian, Benny menyebut, berdasarkan hasil rapimda di 20 wilayah provinsi di Indonesia sudah bersepakat menginginkan OSO kembali menakhodai Partai Hanura periode 2019-2024. Kendati demikian, jajaran DPP tetap akan menunggu seluruh hasil rapimda dari 34 provinsi.

“Jadi sisanya tinggal 14 DPD sampai tenggat waktu tanggal 15 Oktober nanti. Intinya, kegiatan ini untuk me-record langsung apakah memang benar keinginan ini memang suara dari arus bawah yaitu DPC, PAC, dan seterusnya,” tutur Benny. (Tri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here