Home News SAMADE Bersama LPP STIPAP Medan Ciptakan Future Planters

SAMADE Bersama LPP STIPAP Medan Ciptakan Future Planters

0
SHARE

Matanurani, Medan – Diskusi tentang program Pemerintah Merdeka Belajar dapat dijadikan moment untuk menciptakan generasi baru pegiat kelapa sawit berkenlanjutan dan menjadikan Pekebun Masa Depan. Hal ini berdasarkan analisa pihak Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan bahwa generasi milenial lebih memilih jurusan diluar pertanian atau perkebunan di perguruan tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Aries Sukariawan, SP. MP di sela-sela diskusi tentang Merdeka Belajar bersama Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE). Minimnya permasalahan ini disebabkan kejenuhan mereka mendapatkan pekerjaan di Perusahaan perkebunan, padahal jika para milenial ini mau mengelola usaha peninggalan orangtua nya sebagai pekebun kelapa sawit maka gerakan kelapa sawit berkelanjutan akan terwujud. Siapa yang akan melanjutkan usaha orangtuanya? Hal ini yang menjadi diskusi untuk menciptakan Future Planters di LPP STIPAP Medan (11/2)

Hal senada diungkapkan Zulham wakil ketua bidang Pendidikan LPP STIPAP dipercayakan stakeholder BPDP KS, bersama Industri kelapa sawit untuk membimbing dan mendidik para siswa untuk menjadi pekebun kelapa sawit. LPP STIPAP Medan sudah 2 (dua) tahun menerima mahasiswa yang mendapatkan program beasiswa sekitar 60 orang dari berbagai daerah. Namun tahun ini STIPAP fokus kepada anak-anak petani sawit yang kurang mampu dan berprestasi. Hal ini disertai dengan bukti yang akurat dari sekolah dan surat keterangan kepala desa atau nantinya dibantu dari Asosiasi SAMADE itu sendiri.

STIPAP Medan juga telah menciptakan PKS mini, dimana nantinya anggota SAMADE bisa datang untuk belajar sehingga kedepannya petani sawit tidak ketergantungan dengan Pengusaha kelapa sawit. Hasilnya bisa dibeli oleh pengusaha industri kelapa sawit atau kedepannya petani sawit bisa ekspor langsung ke pasar global, dengan asumsi membentuk kelompok usaha atau koperasi. Kami siap membantu para petani untuk di didik STIPAP dengan gratis, ungkap zulham di dampingi Giyanto dan Tuty Ningsih

Muchtar Sinaga, SP. MM didampingi Edi Sinaga, SP.dI Pengurus DPD Samade Simalungun menyambut gembira tentang gerakan Future Planters sehingga tujuan dari kelapa sawit berkelanjutan dapat terwujud. Karena pengetahuan SDM juga sangat perlu dikembangkan dimana tantangan kedepan tentang budidaya kelapa sawit pasti harus kita hadapi bersama, misalnya black campaign yang selalu dilontarkan Uni Eropa tentang kelapa sawit hingga saat ini masih digulirkan pihak LSM internal dan ekternal. Kemudian pengetahuan IT yang belum dikuasai oleh petani sawit saat ini belum berjalan dengan baik sehingga program pemerintah tentang PSR sudah menggunakan inputan data melalui aplikasi (IT) sehingga menjadi kendala para petani sawit di daerah terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

“Kami bangga dan senang bisa bermitra dengan pihak LPP STIPAP Medan untuk mendidik anak-anak petani sawit agar dapat menguasai budidaya dan pengelolaan industri kelapa sawit. Kami mengajak para anak petani sawit atau para milenial untuk semangat belajar dan siap dijadikan Future Planters. Gerakan kelapa sawit berkelanjutan dapat tercapai di masa mendatang karena mereka lah yang akan meneruskan peduli kelapa sawit baik di Perusahaan maupun mandiri,” ungkap Muchtar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here