Home Wilayah Pikat Wisatawan Asing, Samosir Kembangkan Waterfront City

Pikat Wisatawan Asing, Samosir Kembangkan Waterfront City

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Siapa yang tidak kenal Pulau Samosir? Sejak DanauToba dijadikan destinasi super prioritas, pulau yang ada di Danau Toba ini makin populer.

Keindahan alam dan kebudayaan di Pulau Samosir cocok untuk traveler yang menyukai wisata alam dan budaya.

Apalagi saat ini tengah dikembangkan Alur Tano Ponggol. Kawasan wisata waterfront city di Samosir. Dengan adanya Alur Tano Ponggol, wisatawan dapat mengelilingi Pulau Samosir menggunakan kapal pesiar berukuran besar.

Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon mengatakan, ada beberapa hal yang (menarik) di Samosir. Pertama, keindahan alam. Kedua, aspek dari budaya. Budaya ini mempunyai nilai yang sangat unggul karena masyarakat tetap menjaga budaya itu sebagai suatu atraksi yang dikembangkan di Kabupaten Samosir.

“Memang pemerintah sudah membuat program, kawasan Danau Toba dan juga Samosir di dalamnya menjadi salah satu objek wisata super prioritas yang akan dibangun bersama-sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Paridin, dalam acara Indonesia Award 2019, di Gedung iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/10).

Salah satu cara memprioritaskan Danau Toba sebagai destinasi wisata domestik adalah dengan pembangunan Alur Tano Ponggol. Saat ini, kawasan wisata waterfront city ini tengah dalam proses pembangunan. Pembangunan Tano Ponggol ini tidak hanya untuk sektor pariwisata, tetapi bisa mendorong perkembangan sektor lainnya. Salah satunya untuk memikat wisatawan mancanegara (wisman) ke Samosir.

“Nah, ini sekarang lagi under construction, artinya masih dalam tahap pembangunan. Mudah-mudahan pada 2020 dan 2021 nanti ada yang sudah selesai. Ini nanti menjadi salah satu pemicu dan salah satu stimulan untuk menggerakkan sektor-sektor wisata di bidang lain,” ujar Paridin.

Raih Penghargaan Indonesia Awards 2019

Ada banyak kemajuan yang dialami oleh Kabupaten Samosir. Tak hanya di bidang pariwisata. Samosir juga meraih Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pengembangan Destinasi Wisata di Indonesia Award 2019.

“Saya sebenarnya hanya mewakili saja. Ini keberhasilan dari semua unsur-unsur di Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Samosir. Kami berjuang bersama untuk menjadikan Samosir ini menjadi berkembang dalam sisi destinasi wisata. Inilah yang kami terima kategori penghargaan untuk malam ini,” kata Rapidin.

Menurutnya, Kabupaten Samosir telah menjadi salah satu anggota dari Tourism Promotion Organization (TPO). Ke depannya, segala kegiatan yang berlangsung di Samosir akan dipromosikan juga oleh PBB sehingga tetap dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Harapan kami ke depan sangat optimis. Kita juga menjadi salah satu anggota TPO yang baru-baru ini sidang di Busan, Korea Selatan. Untuk tahun 2021, Sumatera Utara dan Samosir termasuk di dalamnya menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan ini. Tentu menjadi salah satu motivasi dan daya dorong bagi kami bagaimana untuk mengembangkan destinasi ini ke depan. Samosir akan menjadi lebih baik dan lebih layak untuk menjadi tempat (tujuan wisata) seperti itu (kelas internasional),” kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, kawasan Danau Toba dan termasuk Samosir di dalamnya sudah diterima anggota UNESCO Global Geopark. Hal inilah yang juga membuat PBB turut serta dalam mempromosikan Kabupaten Samosir.

“Baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah membuatkan target. Target itu tidak main-main. Kunjungan wisata ke kawasan Danau Toba itu harus melebihi dari angka 1 juta. Samosir sekarang sudah mencapai 400 ribu per tahun. Nah mudah-mudahan nanti semakin berkembang lagi,” katanya.

Menurutnya, sumber daya manusia juga menjadi penting untuk meningkatkan angka kunjungan wisman ke Samosir. (Sin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here