Home Wilayah Pemilik 500 Detonator di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dibekuk

Pemilik 500 Detonator di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dibekuk

0
SHARE
Petugas Aviation Security (Avsec) Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM) menggagalkan pengiriman paket yang diduga detonator, Selasa (17/1/2017) sekitar pukul 15.30 Wita. TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM

Matanurani, Makassar – Polisi meringkus pemilik paket 500 detonator yang sebelumnya gagal diselundupkan melalui bandara internasional Sultan Hasanuddin tujuan Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (11/6). Penyelundupan ratusan detonator itu gagal setelah melalui alat X-Ray.

“Iya sudah ditangkap semalam pelakunya. Saya sementara dalam perjalanan menuju Mapolda Sulsel membawa pelaku dan barang bukti,” kata singkat Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Maros, AKP Jufri Natsir dikonfirmasi, Selasa (13/6) pagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani yang juga dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan pemilik ratusan detonator itu. “Iya kita sudah tangkap semalam atas nama Jamaluddin. Tapi masih mau dikembangkan lagi dulu yah,” kata dia.

Diketahui, temuan detonator dari Makassar menuju Pontianak, Kalimantan melalui pengiriman udara di bandara internasional Sultan Hasanuddin yang berhasil digagalkan sudah dua kali terjadi di tahun 2017 ini. Temuan pertama pada pertengahan Januari lalu sebanyak 300 potong detonator. Dari paket itu tertulis pengirimanya atas nama Ayung beralamat di Kabupaten Luwu, Sulsel dengan tujuan ke Udin beralamat di jl Husin Hamzah, Pontianak Kalimantan Barat.

Temuan kedua itu sebanyak 500 potong detonator, Minggu (11/6) pagi, dibungkus dengan kue untuk mengelabui petugas. Di paket itu tertera nama pengirim H Jamaluddin, warga Kabupaten Gowa. Dan penerimanya adalah Haji Raji beralamat Jl. MT Haryona Gang cendrawasih No. 20B Rt. 01 Rw. 01 Katapang, Kalimantan Barat.

“Ini kita baru mau pastikan tujuan pengiriman detonator itu untuk apa. Apakah untuk dimanfaatkan kegiatan-kegiatan teror atau untuk bom ikan,” kata AKP Jufri (Mer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here