Home News Polisi Petakan 12 Potensi Kerawanan Libur Natal Tahun Baru

Polisi Petakan 12 Potensi Kerawanan Libur Natal Tahun Baru

0
SHARE

 

Matanurani, Jakarta — Polda Metro Jaya telah memetakan 12 potensi kerawanan yang diantisipasi jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Potensi kerawanan itu adalah risiko aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, razia atau sweeping ormas, aksi penolakan ibadah, kenaikan harga sembako, konflik sosial tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba atau minuman keras.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono menyatakan telah memerintahkan kepolisian di tiap wilayah untuk mengatur strategi mengatasi potensi kerawanan tersebut.

“Seluruh kasatwil harus bersinergi dan menentukan langkah antisipasi yang proaktif untuk mengatasi gangguan sesuai karakteristik kerawanan masing-masing daerah,” ujar Gatot dalam apel pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/12).

Nantinya, lanjut Gatot, polisi akan melakukan sterilisasi khususnya di gereja-gereja sebelum perayaan ibadah. Pihaknya juga akan melibatkan pengamanan internal gereja untuk memeriksa barang bawaan para jemaat.

Gatot menuturkan, kepolisian juga akan menggelar operasi lilin mulai 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020.

Secara keseluruhan dalam operasi lilin. polisi akan fokus mengamankan 61.308 objek di seluruh Indonesia. Titik pengamanan utama di antaranya gereja atau tempat ibadah, tempat wisata, pusat perbelanjaan, bandara, terminal, dan pelabuhan.

Menurut Gatot, pelaksanaan operasi lilin di Indonesia akan melibatkan 191.807 personel pengamaman gabungan yang terdiri dari 121.358 personel polri, 17.190 personel TNI, dan 54.259 personel dari sejumlah instansi.

Sementara di Jakarta, kata dia, akan ada sekitar 10 ribu personel gabungan.

“Kita siapkan 95 pos pengamanan dan 27 pos pelayanan kepada masyarakat agar merasa aman dan nyaman merayakan Natal dan Tahun Baru,” kata Gatot.

Jenderal bintang dua itu mengingatkan pada seluruh anggota kepolisian agar dapat mendeteksi dini kerawanan yang terjadi di tiap wilayah. Ia juga meminta pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis

“Berikan pelayanan terbaik dan tingkatkan kewaspadaan pengamanan,” ucapnya.(Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here