Home News PGRI: Hentikan Semua Kegiatan Belajar di Kelas

PGRI: Hentikan Semua Kegiatan Belajar di Kelas

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Menyikapi penyebaran virus corona (Covid-19) yang merupakan pandemi, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Agama (Kemag), dan pemerintah daerah (Pemda) untuk memerintahkan sekolah dan madrasah di seluruh Tanah Air dan sekolah Indonesia di luar negeri agar meniadakan dan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di kelas.

Demikian disampaikan Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi, Minggu (15/3) sore. Menurut Unifah, pemerintah bisa menggantikan pembelajaran tatap muka dengan penggunaan teknologi informasi atau penugasan lewat surat elektronik, WhatsApp, program e-learning, Google classroom, atau program sejenisnya.

“Sekolah juga dapat memberikan pembelajaran berbasis proyek. Ini sebagai langkah pencegahan penyebaran virus terhadap sekitar 52 juta siswa dan 3,3 juta guru Indonesia,” kata Unifah dalam siaran persnya.

Selanjutnya, Unifah meminta pemerintah menunda pelaksanaan ujian nasional (UN) sampai keadaan kondusif. Selain itu, pemerintah juga harus menunda pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Evaluasi kelas dapat dilaksanakan dengan tugas dan hasilnya dapat dikirim melalui surel atau media sejenisnya kepada para guru.

Unifah juga berharap, pemerintah meniadakan sementara berbagai kegiatan yang sifatnya massal di lingkungan sekolah. Siswa juga diminta tidak diikutsertakan pada lomba-lomba di luar sekolah.

“Ini bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah tetap higienis. Kami meminta sekolah untuk sekolah menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Guru Besar bidang Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.(Bes).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here