Home News Perusahaan Jepang Tetap Komit Membantu Perekonomian Indonesia Walaupun Ekonomi Global Sedang Sulit

Perusahaan Jepang Tetap Komit Membantu Perekonomian Indonesia Walaupun Ekonomi Global Sedang Sulit

0
SHARE

Matanurani, Jakarta¬† –¬† Wakil Ketua Federasi Organisasi Ekonomi Jepang (Keidanren) bidang kebijakan dan aksi *Fumiya Kokubu*, mengatakan, ditengah situasi sulit ekonomi global, para pengusaha Jepang tetap komit menanamkan investasinya di Indonesia, dan hubungan ekonomi Jepang – Indonesia harus semakin erat dan kuat, karena Indonesia adalah mitra ekonomi yang sangat strategis di wilayah Asia Tenggara.

Hal itu dikatakan Kokubu, ketika menerima delegasi Parlemen Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, *Rachmat Gobel* dan rombongan yang menyambangi kantor pusat Keidanren di Tokyo, Kamis (12/12).

Rachmat Gobel dan rombongan berada di Jepang dalam rangka kunjungan muhibah 9-15 Desember 2019. Turut pula ikut para tokoh dari Gorontalo, baik anggota DPRD provinsi, kabupaten/kota, guna menjajaki dan mempelajari kemajuan ekonomi dan pariwisata di negeri sakura ini, khususnya dalam melestarikan lingkungan hidup, pertanian dan usaha menengah dan kecil (UKM). Gorontalo merupakan daerah pemilihan Rachmat Gobel dalam dalam pemilihan legislatif 17 April 2019 lalu.

Senada dengan Kokubu, Wakil Ketua Keidanren yang juga Ketua Komite Ekonomi Jepang – Indonesia, *Ken Kobayashi*, mengatakan, kemajuan ekonomi Indonesia yang baik harus dibarengi pola pikir yang berubah, khususnya bagi anak-anak muda yang ingin bekerja.

“Dahulu banyak anak muda Indonesia yang dikirim belajar ke Jepang, sekarang dengan kemajuan teknologi dan industri 4.0. ini pemikiran-pemikiran baru harus berkembang. Dunia telah berubah. Indonesia yang melimpah dengan sumber daya alam, harus lebih maju daripada Jepang yang tidak memiliki sumber daya alam seperti Indonesia. Mari kita garap bersama dan maju bersama,” kata Kobayashi.

Rachmat Gobel mengatakan, Jepang adalah investor terbesar di Indonesia _direct_ maupun _indirect_. Pemerintah Jokowi tetap melanjutkan proyek infrastruktur karena dinilai berhasil menyambungkan seluruh daerah di Indonesia mulai dari Sumatera sampai Papua. Dalam lima tahun mendatang juga akan fokus bagi kemajuan sumber daya manusia (SDM).

“Ada juga gagasan *Omnibus Law* menjadi oase yang menyejukan dan memberikan terobosan akan kemudahan berinvestasi di Indonesia yang efektif,” kata Rachmat Gobel.

Rachmat Gobel juga mengatakan dalam rombongannya juga ikut anggota DPR RI dari Aceh, Maluku Utara dan Papua untuk dapat menyerap ilmu dari kunjungan ke Jepang, agar dapat menjadi masukan bagi daerahnya masing-masing.

Keidanren telah menjadi suara bisnis besar di Jepang dan umumnya dianggap sebagai yang paling konservatif dari tiga sektor swasta utama yang dipimpin asosiasi bisnis. Anggota Keidanren adalah kelompok industri, perusahaan besar dan beberapa akademisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here