Home News Pengamat: Anies kurang Galak Keluarkan Kebijakan Atasi Polusi

Pengamat: Anies kurang Galak Keluarkan Kebijakan Atasi Polusi

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai kurang berani menerapkan kebijakan pembatasan umur kendaraan maksimal 10 tahun. Kebijakan itu seharusnya diterapkan sejak tahun ini untuk mengurangi polusi udara.

“Kebijakan bagus, tapi kurang nyali,” kata pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, seperti dikutip dari media, Sabtu (3/8).

Menurut Djoko, kebijakan itu juga bisa tidak berjalan bila harus menunggu hingga 2025. Karena Anies belum tentu masih berkuasa di DKI.

Tak hanya itu, Djoko menilai kebijakan tersebut justru membebankan gubernur selanjutnya. Padahal, masalah polusi udara sudah muncul sejak lama.

“Semestinya, kebijakan yang dibikin sekarang ya bisa dilaksanakan sekarang juga, dan bukan dilemparkan pada gubernur yang akan datang,” ujar Djoko.

Menurut dia, Anies seharusnya kembali melarang kendaraan bermotor melintas di jalan-jalan protokol. Sebab, kebijakan yang diterapkan era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama itu dinilai berdampak sangat baik. “Bahkan akan ditiru daerah lain,” ujar Djoko.

Sebelumnya, Anies mengeluarkan ‘jurus’ memperbaiki kualitas Jakarta yang kian memburuk. Anies memformulasikan tujuh cara meningkatkan kualitas udara Ibu Kota.

Anies bakal membatasi usia angkutan umum di Jakarta. Maksimal usia angkutan umum 10 tahun. Pembatasan usia juga berlaku pada kendaraan pribadi. Bedanya, kebijakan ini akan berlaku mulai 2025. (Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here