Home News Penerimaan Bea Dan Cukai Naik 17,6 Persen

Penerimaan Bea Dan Cukai Naik 17,6 Persen

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) mencatat hingga 3 April 2018 telah menerima bea dan cukai hingga Rp 19 triliun atau naik senilai 17,6 persen dibandingkan periode yang sama.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Heru Pambudi mengatakan total bea dan cukai itu terdiri dari bea masuk Rp8,8 triliun, bea keluar Rp1,4 triliun, dan cukai Rp8,6 triliun.

“Secara keseluruhan naik 17,6 persen terdiri dari 12,9 persen untuk pertumbuhan bea masuk, cukai tumbuh 15,9 persen, dan bea keluar tumbuh 74,6 persen,” ujar Heru seperti yang dikutip dari cen pada Rabu (4/4).

Heru mengatakan tingginya pertumbuhan bea masuk ini tak lepas dari penertiban impor berisiko tinggi.

Dengan demikian, impor yang dilakukan sepanjang awal tahun ini dinilai lebih transparan dibandingkan sebelumnya.

“Ini ada perubahan dari importir ilegal ke legal dan itu pasti memengaruhi basis perpajakan,” jelas Heru. Jumlah realisasi penerimaan bea dan cukai hingga 3 April 2018 baru mencapai 9,8 persen dari target bea dan cukai tahun ini sebesar Rp194,1 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani memaparkan penerimaan perpajakan pada akhir Februari 2018 naik 14 persen dibandingkan Februari 2017.

Secara terinci, penerimaan pajak sebesar Rp134,6 triliun dan bea cukai sebesar Rp6,3 triliun. Artinya, total penerimaan perpajakan Februari 2018 sebesar Rp160,62 triliun.

“Kalau dilihat dari pertumbuhan ekonomi, artinya momentum meningkat. Terlihat dari sisi perpajakan yang menunjukkan aktivitas,” ujar Sri Mulyani. (Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here