Home News Pemerintah Incar Investasi USD800 Juta dari Kawasan Industri Teluk Bintuni

Pemerintah Incar Investasi USD800 Juta dari Kawasan Industri Teluk Bintuni

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Pengembangan kawasan industri petrokimia di Kabupaten Teluk Bintuni diharapkan menarik investasi Rp1,76 trilliun untuk pembangunan kawasan industri dan USD800 juta dari pembangunan pabrik methanol dengan kapasitas 800 Kilo Ton Per Anum (KTPA) selama 20 tahun.

“Mengingat pengembangan Kawasan Industri Teluk Bintuni telah berlangsung selama lima tahun, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Kawasan Industri Teluk Bintuni melangkah pada tahapan pembangunan kawasannya,” kata Dirjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi melansir laman antaranews, Jakarta, Minggu (14/7).

Doddy mengungkapkan, sebuah kawasan industri memiliki peran strategis untuk meningkatkan efisiensi, serta kemudahan penyediaan infrastruktur.

Pembangunan kawasan industri Teluk Bintuni sendiri diharapkan memberikan multiplier effect dengan masuknya banyak investasi serta peningkatan lapangan pekerjaan, khususnya pada angkatan kerja di kabupaten maupun provinsi setempat.

Kawasan yang terletak di juga ditargetkan dapat menyerap hingga 3.500 tenaga kerja.

“Dengan adanya Kawasan Industri Teluk Bintuni diharapkan pendapatan masyarakat akan meningkat dan akan berdampak pada peningkatan ekonomi wilayahnya. Tentunya akan meningkatkan produktivitas bagi perusahaan yang berlokasi di dalam kawasan industri sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Doddy menyampaikan, Kemenperin telah menyusun master plan atau rencana induk pengembangan industri di Kawasan Industri Teluk Bintuni, termasuk standar terhadap pengendalian dampak lingkungan, sehingga peningkatan jumlah industri tidak akan langsung mengurangi kualitas lingkungan di sekitarnya.

“Semua peran strategis tersebut mengerucut pada tujuan akhir yaitu mewujudkan penyebaran dan pemerataan industri ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.(Oke).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here