Home News Pemerintah Dapat Utangan Lagi dari Bank Dunia Rp 7,02 T

Pemerintah Dapat Utangan Lagi dari Bank Dunia Rp 7,02 T

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Indonesia mendapatkan pinjaman sebesar US$ 500 juta atau sekira Rp 7,02 triliun dengan kurs Rp 14.050/US$ dari Bank Dunia. Utang ini diberikan untuk mengatasi dampak bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan, pinjaman dari Bank Dunia tersebut telah disetujui oleh Dewan Direksi Bank Dunia untuk memperkuat ketahanan keuangan dan fiskal Indonesia.

Lebih lanjut, Kahkonen menjelaskan, pinjaman untuk Indonesia itu akan membantu pemerintah membangun dan memperkuat respons finansial terhadap bencana alam, risiko iklim, dan tantangan terkait kesehatan.

“Guncangan dan bencana terus menjadi ancaman bagi kemajuan pembangunan di Indonesia. Biaya bencana diperkirakan akan terus meningkat karena perubahan iklim dan pertumbuhan perkotaan, menambah beban belanja publik,” jelas Kahkonen melalui siaran resminya, Jumat (22/1).

Dari catatan Bank Dunia, dari 2014 hingga 2018, pemerintah pusat biasanya menganggarkan kurang lebih sebesar US$ 90 juta dan US$ 500 juta per tahun sebagai tanggap bencana dan pemulihan. Sementara di pemerintah daerah diperkirakan mengeluarkan tambahan anggaran US$ 250 juta pada periode yang sama.

“Kebutuhannya sangat mendesak sekarang, dengan Indonesia mengalami berbagai dampak keuangan, fiskal, dan sosial akibat pandemi Covid-19,” kata Kahkonen melanjutkan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kesiapsiagaan finansial menghadapi bencana, permasalahan iklim, dan krisis kesehatan seperti covid-19 semakin penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, dukungan pembiayaan dari Bank Dunia menjadi sangat penting.

“Dukungan ini akan membantu pemerintah memberikan respons yang lebih tepat sasaran dan tepat waktu, mengurangi dampak bencana dan membantu melindungi kemajuan pembangunan Indonesia,” ujar Sri Mulyani.(Cnb).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here