Home Nasional UPK PIP, Sidarto Sebut Perekat Keutuhan Bangsa 

UPK PIP, Sidarto Sebut Perekat Keutuhan Bangsa 

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Sidarto Danusubroto mengapresiasi pelantikan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara hari ini.

Sidarto mengatakan, pelantikan UKP PIP merupakan bagian dari upaya perekat keutuhan bangsa, saat mulai maraknya ideologi radikal di tengah bangsa, dan meredupnya Pancasila sebagai ideologi bangsa yang selama ini di gagas pendiri bangsa.. Dan, Indonesia tengah mengalami krisis ideologi dengan memudarnuya nilai-nilai Pancasila.

“Ini perhatian kita semua, bahwa Idologi Pancasila di zaman Orde Baru sangat indoktriner, dan di zaman Reformasi ini semakin meredup,” ujar Sidarto, kepada Matanurani, di Jakarta, Rabu (7/6).

Meredupnya ideologi Pancasila, menurut Sidarto tidak bisa dianggap remeh, dan jika dibiarkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan ancaman bagi negara Indonesia ke depan. “Padahal Pancasila adalah ideologi perekat bangsa,”imbuhnya.

Dia mengatakan, dengan ideologi Pancasila Indonesia yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, golongan, ras dan agama, tapi bisa bersatu karena diikat dengan ideologi Pancasila. “Di Bali mayoritas agama Hindu, Papua dan Manado mayoritas Kristen, NTT beragama Katolik. Nah ini hanya bisa direkatkan dengan ideologi Pancasila,”tutur mantan Ketua MPR RI itu.

Dia juga menyebutkan, maraknya ajaran radikal di berbagai media sosial tidak bisa dianggap enteng, karenanya Pemerintah perlu tegas menangkis maraknya ajaran radikal tersebut. “Karenanya, dengan memasyarakatkan Pancasila lewat UKP-PIP ini dapat menangkal pengaruh ideologi yang tidak sesuai jati diri bangsa kita,” imbuhnya.

Sidarto mengemukakan, berbagai daerah Indonesia merindukan pemberdayaan Pancasila yang bukan indoktriner, tapi ideologis. “Pancasila itu adalah nilai-nilai keteladanan, founding father kita dalam perjuangannya mempertaruhkan nyawanya, sampai masuk penjara hanya karena merelakan ideologi Pancasila, dan ini harus kita rawat,” pungkasnya. (Ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here