Home Nasional UKM Ingin Ada Kesetaraan Insentif Dengan Pebisnis

UKM Ingin Ada Kesetaraan Insentif Dengan Pebisnis

0
SHARE

JAKARTA,11/07-LAPORAN BADAN ANGGARAN RAPBN 2018. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-30 masa persidangan V Tahun Sidang 2016-2017 di Jakarta, Selasa (11/7). Rapat paripurna tersebut membahas penyampaian laporan Badan Anggaran atas hasil pembahasan tentang pembicaraan pendahuluan RAPBN 2018 dan RKP 2018. KONTAN/Fransiskus Simbolon/11/07/2017

Matanurani, Jakarta – Kementerian Keuangan berencana melakukan evaluasi terkait insentif perpajakan. Langkah ini untuk mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri.

Kalangan UMKM menyambut positif rencana tersebut. “Ini bisa menciptakan iklim usaha yang sehat dan tetap ada keberpihakan tidak cuma ke pengusaha besar tapi juga kecil,” kata Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun, Minggu (10/9).

Untuk itu, ia mengusulkan agar pajak bagi UMKM yang sekarang tarifnya 1% dan ingin diturunkan menjadi 0,25% oleh pemerintah, dibuat menjadi nol. Ia juga inginĀ  bisnis UMKM disubsidi oleh pemerintah seperti di China.

“Idealnya seperti di China, tetapi kami menyambut baik bahwa pemerintah melihat insentif pajak dievaluasi karena baru sedikit yang gunakan fasilitas tersebut,” ujarnya,

Menurut dia, adanya keseimbangan keberpihakan bagi pengusaha besar dan pengusaha kecil sesuai dengan tujuan negara, yakni kesejahteraan rakyat, “Jadi harmonis keberpihakannya,” kata Ikhsan.

Ia menambahkan, langkah evaluasi insentif fiskal sendiri juga akan didukung dengan kebijakan kemudahan investasi yang baru diterbitkan oleh pemerintah lewat perpres (Peraturan Presiden). Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dapat terjadi. Pasalnya dunia usaha bisa menyerap tenaga kerja dan mengurangi kemiskinan juga ketimpangan.(Ktn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here