Home Nasional Tinjau Geosite Sipinsur, Jokowi Ingin Pastikan KDT Jadi Destinasi Wisata Berkelas

Tinjau Geosite Sipinsur, Jokowi Ingin Pastikan KDT Jadi Destinasi Wisata Berkelas

0
SHARE

Matanurani, Humbahas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke kawasan Danau Toba (KDT), Sumatera Utara (Sumut). Ia datang didampingi Ibu Negara Iriana mendarat di Bandara Internasional Sisingamangaraja XII, Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, sekitar pukul 16.40 WIB.

Terlihat pula Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Pariwisata Arief Yahya. Jokowi dan rombongan lalu bergegas ke wisata Geosite Sipinsur di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Jokowi mengatakan, kunjungannya ke wisata Geosite itu untuk pengembangan pendukung Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata nasional, yang harus betul-betul berkelas. Apalagi, ada 28 destinasi yang menampilkan sejarah, budaya, dan alam di daerah tersebut.

“Ini kan kita sudah ke sini. Dalam rangka memutuskan dan merencanakan pengelolaan Danau Toba ini sebagai destinasi wisata yang betul-betul berkelas. Betul-betul menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Ada 28 destinasi di sini. Ada yang betul sejarah, budaya, dan alam,” ujar Jokowi didampingi para menteri.

Jokowi mengungkapkan pembangunan kawasan Danau Toba mengucurkan anggaran besar yang bersumber dari APBN. Ada sebanyak Rp3,5 triliun yang dikucurkan untuk menunjang pembangunan kawasan Danau Toba.

“Ini membutuhkan investasi besar. Membutuhkan anggaran dari APBN besar. Sehingga kombinasi APBN dan investasi sehingga menggerakan Danau Toba sebagai wisata yang berkelas,” ujarnya.

Jokowi mengutarakan tetap menjaga lingkungan dalam pembangunan. Saat disinggung tentang Keramba Jaring Apung milik perusahaan, Jokowi mengatakan sedang melakukan peninjauan, dan bisa saja seluruh izin dicabut atau sebagian saja.

“Memang perbaikan produk itu tidak hanya wisata. Lingkungannya juga kita urus total. Bisa dicabut sebagian atau semuanya (KJA Perusahaan). Kita lihat dulu mana untuk wisata dan rakyat,” ujarnya.

Jokowi mengatakan bisa saja menargetkan pekerjaan selesai hingga tahun 2020. “Fisik sudah kelihatan, investasi akan masuk. Kita bekerja mulai 2019 selesai 2020. Jalan di keliling Samosir sebagian sudah kita tunjukkan. SDM, kemasan, brand, differensiasi sama Bali juga, semua. Satu-satu nanti diurus semua,” ujar Jokowi.(Mer).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here