Home Nasional Tingkat Literasi Keuangan Masyarakat Masih Rendah

Tingkat Literasi Keuangan Masyarakat Masih Rendah

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Tingkat literasi keuangan dinilai masih mengecewakan karena baru berada di level 29,66 persen dari keseluruhan populasi Indonesia. Rendahnya tingkat literasi keuangan tersebut karena masih kurangnya edukasi dan pemahaman nasabah.

Hasil riset yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada awal tahun ini menyebutkan literasi keuangan baru berada di level 29,66 persen, sementara inklusi keuangan inklusi keuangan sudah berada pada level 67,82 persen.

“Inklusi dan literasi keuangan belum seimbang, idealnya seharusnya level literasi itu mendekati inklusi,” kata Presiden Direktur Commonwealth Bank, Lauren Sulistiawati di Jakarta, Kamis (31/8).

Menurut dia, data itu jika dibanding dua negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang tingkat inklusi keuangannya masing-masing di level 68 persen dan 98 persen.

Dengan masih tertinggalnya penduduk Indonesia dibansing negara-negara lain, maka penting bagi para pelaku industri berkontribusi mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan lewat program-program edukasi, sehingga dapat membantu pemerintah dalam merealisasikan target inklusi keuangan sebesar 75 persen pada 2019.

Dia yakin peningkatan pemahaman sekaligus akses ke layanan finansial, khususnya melalui jalur digital, akan membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai kesejahteraan finansial yang lebih baik.

“Melalui program Woman Investment Series (WISE), kami fokus pada perempuan Indonesia karena mereka memiliki pengaruh finansial yang lebih besar dalam kehidupan pribadi mereka dan di dalam komunitas lokal yang lebih luas,” kata Lauren.

Dukungan Perempuan

Saat ini, lebih dari 2.500 perempuan Indonesia telah mengikuti kelas WISE secara tatap muka dan lebih dari 3.500 orang telah mengunduh digital platform WISE App untuk mendukung literasi keuangan perempuan Indonesia.

Berdasarkan data dari International Finance Corporation, setengah dari perusahaan kecil menengah Indonesia dimiliki oleh perempuan, dan berkontribusi sebesar 9,1 persen terhadap pendapatan domestik bruto negara. Commonwealth Bank dan Mastercard akan membantu mendorong pertumbuhan bisnis perempuan pengusaha Indonesia dengan meningkatkan kemampuan bisnis, pemahaman akan pembiayaan, serta menambah pengetahuan mengenai pelanggan dan tren pasar. (Koj).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here