Home Nasional Survei: 65,9% Masyarakat Puas Kinerja Jokowi

Survei: 65,9% Masyarakat Puas Kinerja Jokowi

0
SHARE

Matanurani, Jajarta – Mayoritas responden survei Charta Politika menyatakan puas atas kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yaitu berkisar pada angka 65,9%.

“Evaluasi kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi, sebanyak 65,9% responden menilai puas dan 29,8% menyatakan tidak puas,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/3).

Dia menjelaskan 65,9% tersebut terdiri dari 51,1% menyatakan cukup puas dan 14,8% sangat puas. Sementara, dari angka 29,8% yang tidak puas atas kinerja Pemerintahan Jokowi, terdiri dari 27,1% menyatakan kurang puas dan 2,6% tidak puas sama sekali.

Dia juga menjelaskan kinerja pemerintah dalam bidang pelayanan kesehatan menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi yaitu 62,9% dan tidak puas 28,5%.

“Di sisi pemberantasan korupsi, tingkat kepuasan masyarakat sebesar 59,4% dan 28,7% menyatakan tidak puas. Kepuasan masyarakat di isu keamanan dan penegakan hukum sebesar 57,8% serta yang menyatakan tidak puas sebesar 31,5%,” tuturnya.

Yunarto menjelaskan pula, dari isu harga kebutuhan pokok, mayoritas responden atau sebesar 48,8% menyatakan tidak puas atas kinerja Jokowi dan 43,8% menyatakan puas. Dia menilai persoalan yang dihadapi masyarakat di negara mana pun ada kecenderungan yang sama, yaitu ada bias ekonomi karena pemilih akan merepresentasikan diri sebagai makhluk ekonomi.

“Persoalan yang dianggap paling pokok yang dihadapi, mayoritas masyarakat menyatakan harga kebutuhan pokok dan kesulitan mencari lapangan kerja,” ungkapnya.

Yunarto mengatakan isu harga-harga kebutuhan pokok mahal menjadi persoalan yang dinilai masyarakat dihadapi saat ini, dengan persentase sebesar 36,3%. Dalam persoalan susah mencari lapangan kerja, menurut dia, menempati posisi kedua yaitu dengan persentase 17% yang dinilai masyarakat dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Lalu persoalan biaya pendidikan dasar dan menengah yang mahal sebesar 8,3%, biaya berobat yang mahal sebesar 5,5% dan persoalan konflik antarumat beragama sebesar 3,8%.

Survei Charta Politika tersebut dilakukan dari 1-9 Maret 2019 dengan melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 2.000 orang yang sudah 17 tahun atau terdaftar sebagai pemilih.

Metode penarikan sampel dilakukan secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.(Mei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here