Home Nasional Sri Mulyani : Pemahaman Keberagaman Jangan Sekadar Lip Service

Sri Mulyani : Pemahaman Keberagaman Jangan Sekadar Lip Service

0
SHARE

Matanurani, Depok — Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai toleransi akan keberagaman seharusnya dapat dipraktikkandengan baik sehingga tidak berakhir menjadi lip service belaka.

Sri Mulyani menegaskan keberagaman tidak hanya sekedar perbedaan gender, ras, maupun agama. Di setiap lingkungan, ada jenis-jenis pemaknaan keberagamaan yang berbeda.

Di Indonesia misalnya, ada beragam dari sisi budaya, agama, ras, maupun etnis. Namun, dalam satu organisasi, contohnya saat dia bekerja di Bank Dunia, keberagaman terlihat dari status jabatan hingga latar belakang pendidikan.

Menurut Sri Mulyani, Indonesia telah memiliki konsep mengenai keberagaman sejak negara tersebut berdiri, yakni lewat semboyan Bhineka Tunggal Ika. Semboyan tersebut telah didoktrin sejak kecil tetapi konsistensi akan implementasi semboyan tersebut sangat tidak mudah dilakukan.

“Indonesia jika bicara perbedaan lebih ke lip service, kita punya Bhinneka Tunggal Ika, didoktrin sejak kecil tetapi tidak mudah untuk konsistensi implementasi,” ucapnya saat mengisi paparan Mini Symposium : Diversity & Healthy Relationship di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (12/10).

Untuk memahami keberagaman, lanjut Sri Mulyani, hal tersebut harus dialami langsung dan tidak hanya dibicarakan. Namun, saat ini, dengan banyaknya lembaga pendidikan ekslusif, pemahaman akan toleransi keberagaman menjadi menurun.

Pendidikan yang ekslusif dengan hanya terdiri atas sekelompok orang dengan latar belakang serupa justru dinilai tidak akan mengajarkan toleransi.(Bis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here