Home Nasional Pindah Ibukota ke Kalimantan, Benny: Membangun Peradaban Indonesia

Pindah Ibukota ke Kalimantan, Benny: Membangun Peradaban Indonesia

0
SHARE
Dr Benny Pasaribu, Ketua Pokja Pangan, Komite Ekonomi dan Industri Nasional(KEIN).

Matanurani, Jakarta – Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan semakin menguat setelah Presiden Joko Widodo menyinggungnya dalam Pidato Kenegaraan 2019 pada Jumat (16/8) lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Komitmen Presiden ini pun mendapat dukungan banyak pihak, termasuk oleh Benny Pasaribu, Doktor bidang Ekonomi Industri dan Perdagangan Internasional dari Ottawa University, Kanada ini.

“Saya mendukung rencana Pemerintah untuk segera merealisasikan pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan. Kita sudah pelajari justru jauh lebih mahal biayanya memperbaiki Jakarta. Memindahkan ibu kota juga sudah sesuai tuntutan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara yang serba cepat dan akurat,” kata Benny kepada matanurani di Jakarta, Rabu (21/8).

Namun begitu, Benny mengatakan Ibu Kota harus fokus menjadi kota administrasi, bukan seperti saat ini Jakarta menjadi kota gado-gado yang berisi industri, perdagangan, pelabuhan kontainer, perdagangan jasa, pasar komoditas, pameran budaya, dan sebagainya. Lebih baik jika Jakarta dikembangkan menjadi pusat kegiatan bisnis. Yang dipindahkan dari Jakarta adalah kegiatan administrasi negara.

“Jakarta ini suasananya cenderung serba panas. Udaranya panas, suhu politik panas, konflik antarwarga, persaingan bisnis properti, dan seterusnya,” terang Benny.

Menurut Benny, Kalimantan sudah sangat tepat menjadi pilihan ibu kota baru. Penduduk nya lebih homogen, pohon-pohonnya masih rindang, industrinya tidak padat, dan sebagainya.

“Tetapi, design kota baru itu harus menggambarkan ekosistem Peradaban Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan perkembangan teknologi 4.0 dan 5.0,” pungkas Benny, Sekretaris BPO HKTI itu. (Smn).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here