Home Nasional Perludem: Presidential Threshold Dalam Pemilu Serentak Berpotensi Dibatalkan MK

Perludem: Presidential Threshold Dalam Pemilu Serentak Berpotensi Dibatalkan MK

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, menegaskan ambang batas suara atau presidential threshold pencalonan presiden dalam konsep pemilu serentak sangat tidak relevan.

Lebih jauh, Fadli memprediksi jika DPR memutuskan untuk menerapkan ambang batas suara dalam Pemilu 2019, maka Mahkamah Konstitusi (MK) akan penguji hal tersebut.

“Ketiga, wacana ambang batas pencalonan presiden dalam pelaksanaan pemilu serentak berpotensi besar akan diuji dan dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi,” papar Fadli dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/6).

Menurut dia, dengan memerhatikan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan putusan MK adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh para pembentuk undang-undang.

“Ketika ada norma yang sangat terang bertentangan dengan UUD NRI 1945, sebaiknya pembentuk undang-undang tidak perlu untuk memasukkan norma itu ke dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu yang sekarang sedang dibahas,” ungkap dia.

Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 digelar secara serentak. Seluruh partai politik (parpol) berhak untuk mengusung calon presiden dan wakilnya. (Tem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here