Home Nasional Menteri Agama Siap Jadi Saksi Persidangan Meiliana

Menteri Agama Siap Jadi Saksi Persidangan Meiliana

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan kesediaannya untuk menjadi saksi persidangan, jika terdakwa kasus penodaan agama Meiliana mengajukan banding. Hal tersebut ia utarakan saat menanggapi saran dari pengamat politik Saiful Mujani.

Awalnya Saiful Mujani sepakat dengan pernyataan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengenai tidak layaknya Meiliana dipidanakan karena mengomentari pengeras suara masjid.

Menurut Lukman Hakim, pasal penodaan agama tidak dapat hanya dilihat dari satu instrumen saja, tetapi keseluruhan. “Hemat saya, mestinya penerapan Pasal 156 a UU 1/PNPS/1965 dalam kasus Ibu Meliana tak bisa berdiri sendiri, karena harus dikaitkan dengan konteks Pasal 1 UU tersebut,” kata Lukman di akun twitternya @lukmansaifuddin, Kamis (23/8).

Untuk diketahui, Pasal 1 UU tentang Pencegahan Penyalahgunaan Dan/Atau Penodaan Agama tersebut berbunyi, “Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu, penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu”.

Pun hal yang tidak jauh berbeda disampaikan oleh Wapres yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia. Menurut Wapres Jusuf Kalla, Meiliana tidak boleh dipenjara hanya karena mengomentari toa masjid.

Pengamat politik Saiful Mujani pun meminta Menag untuk turun tangan dipersidangan Meiliana, mengingat, eksekutif memang tidak dapat mencampuri keputusan yudikatif. Menurutnya, kedua pejabat eksekutif tersebut bisa menjadi saksi di persidangan Meiliana.

“1000 persen setuju Pak Mentri dan Pak Wapres. Tapi supaya tidak dibilang intervensi, sebaiknya banding saja, dan pak menteri mungkin bisa menjadi pihak terkait atau saksi ahli yng meringankan. Please pak,” cuit @saiful_mujani sambil memention akun twitter Menag.

Segera saja Menag menanggapi cuitan tersebut. Ia menyatakan bersedia menjadi saksi di persidangan Meiliana jika wanita tersebut mengajukan banding. “Saya bersedia bila diperlukan..” cuit @lukmansaifuddin.

Seperti diketahui, vonis hakim sudah jatuh kepada Meiliana. Hukuman pidana 18 bulan penjara harus diterima Meilana karena curhatannya kepada tetangga soal pengeras suara masjid. Efeknya bahkan sampai menyebabkan terjadinya pembakaran Wihara karena massa saat itu diduga terpengaruh oleh kabar yang jauh dari fakta sebenarnya. Kini Meiliana sudah mengajukan banding yang langkah itu mendapat dukungan masyarakat. (Inf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here