Home Nasional Media Asing Soroti Keputusan MK yang Tolak Gugatan Paslon 02

Media Asing Soroti Keputusan MK yang Tolak Gugatan Paslon 02

0
SHARE

Matanurani, Jakarta –  Sidang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari Kamis (27/6) kemarin rupanya ikut menarik perhatian dunia internasional. Berbagai media asing turut memberitakan hasil keputusan MK yang menolak gugatan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Media Inggris The Guardian menyebut 9 hakim dengan suara bulat memutuskan menolak gugatan sang mantan jenderal militer. Menurut mereka, tidak ada cukup bukti yang mendukung Prabowo atas tudingan kecurangan struktural dalam pemilihan presiden pada April lalu.

“Tuduhan kecurangan terstruktur, sistematis, dan besar-besaran tidak bisa dibuktikan. Oleh karena itu, argumen ini tidak berdasar secara hukum,” tegas salah satu panel hakim bernama Aswanto, ditulis The Guardian.

Para hakim MK menganggap, bukti dan saksi yang dihadirkan lemah dan dugaan yang lebih luas tentang kecurangan pemilih berada di luar wewenang MK dan seharusnya ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Di sisi lain, gugatan Prabowo terhadap Bawaslu juga ditolak MK.

Sementara itu, Aljazeera menyoroti reaksi Prabowo dalam menyikapi keputusan MK. Media yang bermarkas di Qatar ini menyebut ribuan pendukung Ketua Umum Partai Gerindra mengadakan protes damai di depan gedung MK. Namun, banyak yang memilih pulang begitu malam tiba. Prabowo bersama Sandiaga Uno pun memutuskan menghormati putusan MK. Meski mengaku sangat kecewa, pria 67 tahun ini meminta para pendukungnya agar tetap tenang.

The Straits Times juga ikut menyoroti hasil sidang keputusan MK ini. Media Singapura ini melaporkan pidato Presiden Terpilih Joko Widodo sebelum bertolak ke Jepang untuk menghadiri KTT G20.

“Hasil keputusan MK bersifat final dan kita harus menghormati dan menerimanya bersama-sama,” ucap pria yang kerap disapa Jokowi ini, dikutip dari The Straits Times.

Joko Widodo juga menyerukan agar semua warga Tanah Air bersatu, terlepas dari perbedaan pilihan politiknya, lantaran hal ini sangat penting untuk kemajuan Indonesia dan mengejar ketertinggalannya dari negara lain. (Sua).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here