Home Nasional KTT G20, Kala 20 Negara PDB Terbesar Dunia Bertemu

KTT G20, Kala 20 Negara PDB Terbesar Dunia Bertemu

0
SHARE

Matanurani, Jakarta – Mata dunia tertuju ke Jepang ketika 19 negara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar dan Uni Eropa bersua untuk membahas isu ekonomi global dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi G20di Osaka yang dimulai pada Jumat (28/6).

Jauh sebelum menjadi sorotan dunia, perhelatan ini sebenarnya dimulai dengan pertemuan kecil antara 19 negara dan Uni Eropa yang rutin sejak 1999. Mereka mengusung isu global, termasuk perekonomian.

Pada mulanya, pertemuan yang disebut Group of Twenty atau G20 ini hanya dihadiri oleh menteri keuangan negara anggota dan petinggi lembaga keuangan dunia.

Namun, setelah krisis keuangan global 2008 lalu, rapat itu mulai dihadiri oleh pemimpin negara dan pejabat tinggi lainnya.

Anggota G20 terdiri dari Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Uni Eropa.

Negara-negara tersebut merepresentasikan 85 persen PDB global dan dua pertiga populasi dunia. Karena itu, isu ekonomi menjadi primadona dalam pertemuan ini.

Para anggota secara bergiliran menjadi ketua atau presiden setiap tahunnya. Presiden G20 bertanggung jawab untuk mengatur pertemuan tinggi dan rapat kecil lainnya selama satu tahun.

Presiden G20 juga berhak mengundang negara-negara non-anggota untuk hadir dalam pertemuan sebagai tamu. Spanyol menjadi salah satu tamu yang setiap tahun diundang grup tersebut.

Jepang menjadi presiden G20 tahun 2019 sehingga pertemuan digelar di Osaka pada 28-29 Juni ini. Tema besar KTT G20 kali ini setidaknya akan membahas dua isu penting, yaitu inovasi di bidang digital ekonomi dan upaya dalam mengatasi kesenjangan.

Namun, masalah perdagangan global terutama soal perang tarif antara AS-China diprediksi akan menjadi fokus pertemuan selama dua hari itu.

Sebab, dikutip AFP, pertemuan awal menteri keuangan negara anggota pada awal Juni ini menyimpulkan ketegangan perdagangan “semakin meningkat.”

Presiden Joko Widodo bersama delegasinya akan mewakili Indonesia dalam pertemuan ini. Jokowi akan mengangkat isu pengembangan ekonomi digital, artificial intelligence, penanganan kesenjangan, hingga kualitas infrastruktur dalam KTT tersebut.

KTT G20 menjadi penting bagi Indonesia. Selain bisa meningkatkan pengaruh di mata internasional, forum G20 juga membuat Indonesia bisa berkontribusi lebih dalam menata struktur finansial global.

Sebagai negara anggota G20, Indonesia dinilai memiliki kesempatan lebih baik dari negara berkembang lainnya untuk mengatasi masalah keuangan global.

Peningkatan GDP dan kontribusi aktifnya dalam kerja sama perdagangan regional dianggap membantu Indonesia “lebih dipandang” di kancah internasional.(Cen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here